Geser Kebawah
HeadlinePasarSaham

Penyebab Saham BUMI Melonjak Drastis: Cek Rumor Strategis!

43
×

Penyebab Saham BUMI Melonjak Drastis: Cek Rumor Strategis!

Sebarkan artikel ini
Penyebab Saham BUMI Melonjak Drastis Cek Rumor Strategis!
Harga saham BUMI melesat 12,38% di tengah rumor aksi korporasi besar. Temukan Penyebab Saham BUMI Melonjak dan target harganya di sini. Baca sekarang!

Gebrakan Bakrie-Salim: Analisis di Balik Lonjakan Masif Saham Bumi Resources

JAKARTA – Pasar modal Indonesia dikejutkan oleh pergerakan agresif saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) pada perdagangan Jumat (13/2/2026). Hingga pukul 10.43 WIB, harga saham emiten batu bara raksasa ini melesat tajam 12,38% menuju level Rp 118 per lembar.

Oleh karena itu, investor mulai bertanya-tanya mengenai Penyebab Saham BUMI Melonjak secara tiba-tiba di tengah kondisi pasar yang dinamis. Jadi, kenaikan volume transaksi yang masif ini mengindikasikan adanya akumulasi besar oleh pemodal institusi maupun ritel.

Sponsor
Iklan

Selanjutnya, spekulasi mengenai aksi korporasi strategis kini menyelimuti pergerakan emiten konglomerasi Bakrie dan Salim tersebut.

Lonjakan Volume dan Nilai Transaksi Saham BUMI

Aktivitas perdagangan BUMI mencatatkan angka yang sangat luar biasa pada sesi pertama hari ini. Saham ini berhasil mencatatkan volume perdagangan mencapai 2,01 miliar saham dengan nilai transaksi menembus Rp 226,3 miliar.

Selain itu, tingginya likuiditas ini menunjukkan bahwa Penyebab Saham BUMI Melonjak mendapat dukungan kuat dari partisipasi pasar yang luas. Akibatnya, BUMI menjadi salah satu saham paling aktif yang menggerakkan sektor energi di Bursa Efek Indonesia.

Akhirnya, dominasi tekanan beli ini berhasil memicu penembusan level resisten teknikal yang sudah lama tertahan.

Rumor Private Placement dan Sinergi Grup Salim

Para pelaku pasar mencermati kabar mengenai potensi aksi korporasi berupa penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (Private Placement).

Rumor ini berkembang menjadi salah satu Penyebab Saham BUMI Melonjak karena prospek penguatan struktur permodalan perusahaan yang semakin solid. Selain itu, sinergi berkelanjutan dengan Grup Salim memberikan sentimen positif terhadap pengelolaan efisiensi operasional tambang di masa depan.

Selanjutnya, investor berharap aksi korporasi ini akan mempercepat perbaikan rasio utang terhadap ekuitas perseroan. Jadi, ekspektasi pasar terhadap perbaikan fundamental menjadi motor penggerak utama harga saham saat ini.

Proyeksi Harga dan Target Resisten Berikutnya

Analis teknikal melihat penguatan harga Rp 118 sebagai sinyal awal dari tren bullish jangka menengah bagi BUMI. Oleh karena itu, jika harga mampu bertahan di atas level psikologis Rp 110, maka Penyebab Saham BUMI Melonjak akan berlanjut menuju target resisten berikutnya di area Rp 125 hingga Rp 130.

Namun, investor tetap harus mewaspadai aksi ambil untung (profit taking) mengingat kenaikan harga yang sudah cukup signifikan dalam satu hari. Selanjutnya, pastikan Anda memantau keterbukaan informasi resmi dari manajemen perseroan guna memvalidasi rumor yang beredar di pasar.

Akhirnya, kedisiplinan dalam menerapkan strategi stop loss tetap menjadi kunci utama dalam bertransaksi di saham dengan volatilitas tinggi seperti BUMI.

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.