Perlambatan Kredit Modal Kerja dan Dampaknya pada Pertumbuhan Kredit Perbankan
JAKARTA, BursaNusantara.com – Pertumbuhan kredit modal kerja pada sektor perbankan melambat signifikan hingga April 2025.
Kondisi ini tercermin dalam pertumbuhan kredit perbankan yang hanya mencapai 8,88% secara tahunan, menjadi laju terendah sejak September 2023.
Tren Kredit Modal Kerja yang Menurun
Data Bank Indonesia mencatat bahwa pertumbuhan kredit modal kerja melambat ke angka 4,62% secara tahunan pada April 2025, turun dari 6,51% pada bulan sebelumnya dan 8,35% pada akhir 2024.
Penurunan ini menunjukkan melemahnya permintaan pembiayaan operasional jangka pendek dari dunia usaha.
Kredit Konsumsi dan Investasi: Kontras Pertumbuhan
Sementara itu, kredit konsumsi juga mengalami perlambatan dengan pertumbuhan turun dari 10,61% pada Desember 2024 menjadi 8,97% pada April 2025.
Sebaliknya, kredit investasi masih mampu mempertahankan pertumbuhan di level dua digit, menandakan adanya minat yang kuat pada pembiayaan jangka panjang.
Implikasi Perlambatan Kredit Modal Kerja
Senior Vice President Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI), Trioksa Siahaan, mengaitkan perlambatan ini dengan kondisi daya beli masyarakat yang belum pulih.
Ia menekankan bahwa rendahnya daya beli ini berdampak langsung pada permintaan kredit modal kerja dari pelaku usaha yang sangat bergantung pada konsumsi masyarakat.
Performa Kredit Modal Kerja di BCA
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) melaporkan kredit modal kerja sebesar Rp 421,5 triliun per Maret 2025, tumbuh 9,4% secara tahunan.
Namun, laju ini masih lebih rendah dibandingkan total pertumbuhan kredit BCA sebesar 12,6%, dengan kredit konsumsi yang tumbuh 11,3%.
EVP Corporate Communication BCA, Hera F. Haryn, menyatakan bahwa penyaluran kredit dilakukan dengan kehati-hatian sesuai dinamika ekonomi.
Kondisi Kredit Modal Kerja di Oke Bank
PT Bank Oke Indonesia Tbk (Oke Bank) mencatat pertumbuhan kredit modal kerja hanya 3% hingga April 2025, jauh dari target pertumbuhan kredit total 11% untuk tahun ini.
Direktur Kepatuhan Oke Bank, Efdinal Alamsyah, mengungkapkan bahwa pembiayaan disalurkan ke sektor perdagangan, jasa, dan manufaktur, dengan proses analisis kelayakan dan risiko yang ketat.
Proyeksi dan Harapan Pertumbuhan Kredit Modal Kerja
Meski menghadapi perlambatan, pelaku perbankan seperti BCA optimistis kredit modal kerja masih akan tumbuh positif sepanjang 2025.
Sikap waspada dalam penyaluran kredit dipadukan dengan harapan perbaikan daya beli dapat mendorong permintaan pembiayaan modal kerja kembali meningkat.









