Saham PGAS Melesat Usai RUPST Sahkan Dividen Tinggi
JAKARTA, BursaNusantara.com – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (IDX:PGAS) kembali menarik perhatian investor setelah mengumumkan pembagian dividen besar untuk tahun buku 2024.
Melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Rabu (28/5/2025), perseroan menyepakati distribusi dividen tunai senilai US$ 272 juta atau setara Rp 4,4 triliun, dengan asumsi kurs Rp 16.200 per dolar AS.
Nilai dividen yang akan dibagikan tersebut setara dengan Rp 181 per saham, berdasarkan hitungan Stockbit Sekuritas dalam catatan riset yang dirilis di hari yang sama.
Rasio pembayarannya mencapai 80% dari laba bersih tahun lalu, menandai kebijakan dividen yang tergolong agresif.
“Dividen PGAS mengindikasikan dividend yield sebesar 9,6%, berdasarkan harga saham intraday di level Rp 1.890,” tulis analis dari Stockbit Sekuritas.
Kinerja Keuangan Cemerlang Dorong Dividen Tinggi
Kebijakan ini bukan tanpa dasar. Sepanjang 2024, PGAS mencatatkan laba bersih konsolidasian sebesar US$ 339,4 juta, atau sekitar Rp 5,5 triliun.
Baca Juga: Ray Dalio Mundur dari Danantara! Investasi Strategis Berpindah ke China
Angka ini menunjukkan pertumbuhan sekitar 22% dibandingkan laba tahun sebelumnya yang tercatat US$ 278 juta.
Sebagai anak usaha dari PT Pertamina (Persero), PGAS menunjukkan konsistensi dalam ekspansi dan efisiensi, yang berimbas positif terhadap kinerja keuangan serta daya tarik sahamnya di mata investor dividen.
Saham PGAS Rebound Usai Pengumuman Dividen
Respon pasar terhadap pengumuman tersebut pun cukup cepat. Di perdagangan hari yang sama, saham PGAS menguat Rp 45 atau 2,4%, menutup sesi di harga Rp 1.870.
Pergerakan ini mengonfirmasi bahwa pelaku pasar mengapresiasi aksi korporasi tersebut.
Jika ditarik dalam rentang waktu lebih luas, saham PGAS sudah menunjukkan penguatan 6,5% dalam sepekan terakhir, dan melejit 9% dalam sebulan terakhir, menjadi salah satu emiten energi BUMN yang paling aktif menarik minat beli.
Jadwal Dividen Masih Ditunggu Investor
Meski nominal dividen sudah diputuskan, investor masih menunggu pengumuman resmi terkait jadwal cum date dan pembayaran dividen.
Manajemen PGAS menyampaikan bahwa waktu serta tata cara pembagian akan disusun berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku.
Di sisi lain, RUPST juga membahas kemungkinan perubahan dalam jajaran manajemen, meskipun hingga saat ini belum ada pernyataan resmi yang dikeluarkan oleh pihak perseroan mengenai susunan pengurus baru.
Dengan kombinasi fundamental yang solid, pembagian dividen yang besar, serta sinyal positif dari pasar, PGAS kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu saham dividen unggulan di sektor energi Indonesia.
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.












