Geser Kebawah
AgrobisnisBisnis

Pinago Utama (PNGO) Bagikan Dividen Tunai Rp80 per Saham

576
×

Pinago Utama (PNGO) Bagikan Dividen Tunai Rp80 per Saham

Sebarkan artikel ini
Pinago Utama (PNGO) Bagikan Dividen Tunai Rp80 per Saham (1)
PNGO tetapkan dividen tunai Rp80 per saham dari laba bersih Rp220,33 miliar. Pembayaran dijadwalkan 20 Juni 2025.

Laba Tumbuh, PNGO Prioritaskan Pemegang Saham Melalui Dividen

JAKARTA, BursaNusantara.com – PT Pinago Utama Tbk (PNGO) mengukuhkan komitmennya terhadap pemegang saham dengan membagikan dividen tunai sebesar Rp62,50 miliar untuk tahun buku 2024.

Kebijakan tersebut mencerminkan alokasi 28,5 persen dari total laba bersih perseroan yang tercatat mencapai Rp220,33 miliar per 31 Desember 2024.

Sponsor
Iklan

Dividen tersebut akan diberikan dengan nilai Rp80 per saham, termasuk pembagian interim sebesar Rp40 per saham yang telah dicairkan pada 10 Desember 2024 senilai Rp31,25 miliar.

Artinya, sisa dividen yang akan dibagikan pada periode ini adalah Rp40 per saham, dengan total nilai yang sama sebesar Rp31,25 miliar.

RUPS Tetapkan Pembagian Laba Disertai Dana Cadangan

Keputusan pembagian dividen ini merupakan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 22 Mei 2025.

Selain dividen, perseroan juga menetapkan Rp2,5 miliar sebagai dana cadangan umum, sementara 70 persen laba bersih atau sekitar Rp155,33 miliar ditetapkan sebagai laba ditahan untuk mendukung ekspansi dan stabilitas jangka panjang.

Jadwal Dividen Resmi Telah Diumumkan

Bersamaan dengan keputusan tersebut, perseroan juga merilis jadwal pembagian dividen tunai, dengan rincian sebagai berikut:

  • Cum dividen pasar reguler & negosiasi: 3 Juni 2025
  • Ex dividen pasar reguler & negosiasi: 4 Juni 2025
  • Cum dividen pasar tunai: 5 Juni 2025
  • Ex dividen pasar tunai: 10 Juni 2025
  • Recording date: 5 Juni 2025 pukul 16.00 WIB
  • Tanggal pembayaran: 20 Juni 2025

Posisi Keuangan Perseroan Tetap Solid

Kebijakan pembagian dividen PNGO didukung oleh posisi keuangan yang kuat. Per akhir 2024, perseroan mencatat saldo laba ditahan tidak dibatasi penggunaannya sebesar Rp853,98 miliar, dengan total ekuitas mencapai Rp965,8 miliar.

Hal ini menunjukkan kemampuan finansial perseroan dalam membagikan keuntungan kepada investor tanpa mengganggu struktur modal.

Konsistensi PNGO dalam membagikan dividen memperkuat daya tarik sahamnya di mata investor pasar modal, khususnya mereka yang menjalankan strategi dividend investing dalam jangka panjang.