Geser Kebawah
BisnisEnergi

PLTS Timah Industri Resmi Beroperasi, PTBA Percepat Transisi Energi

164
×

PLTS Timah Industri Resmi Beroperasi, PTBA Percepat Transisi Energi

Sebarkan artikel ini
PLTS Timah Industri Resmi Beroperasi, PTBA Percepat Transisi Energi
PTBA resmikan PLTS berkapasitas 303,1 kWp di Timah Industri, memperkuat langkah nyata menuju energi bersih dan transisi berkelanjutan di sektor pertambangan.

PTBA Tambah Aset Energi Hijau Lewat PLTS Timah Industri

JAKARTA, BursaNusantara.com – PT Bukit Asam Tbk (PTBA) menegaskan kiprahnya sebagai pionir energi terbarukan nasional lewat peresmian resmi PLTS Timah Industri berkapasitas 303,1 kWp di Cilegon, Banten.

PLTS ini dikelola oleh anak usaha PTBA di sektor energi bersih, yakni PT Bukit Energi Investama (PT BEI), dan beroperasi di kawasan industri milik PT Krakatau Chandra Energy (KCE).

Sponsor
Iklan

Bersama KCE sebagai kontraktor EPC dan PT Timah Industri sebagai pengguna akhir, proyek ini menjadi cerminan kolaborasi strategis antar-BUMN dalam mendorong agenda transisi energi Indonesia.

PLTS tersebut dibangun dengan skema Power Rental selama 25 tahun dan akan bertransformasi menjadi skema Build, Own, Operate, and Transfer (BOOT) pasca kontrak investasi berakhir.

Komitmen Jangka Panjang dan Keberlanjutan Operasi

Dengan skema jangka panjang tersebut, PT Timah Industri akan mendapatkan pasokan listrik berkelanjutan yang bersumber dari energi surya tanpa bergantung pada pasokan fosil.

PLTS ini beroperasi secara off-grid namun tetap terintegrasi dengan jaringan PLTGU kawasan industri, memastikan suplai listrik tetap stabil dan efisien.

PT BEI mengambil alih penuh seluruh aktivitas operasional dan pemeliharaan (O&M), menjamin kelangsungan operasional tanpa hambatan teknis.

Turino Yulianto, Direktur Hilirisasi dan Diversifikasi Produk PTBA, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian penting dari strategi bisnis hijau PTBA.

“Melalui PT BEI, kami memperluas portofolio energi terbarukan yang tidak hanya memberikan dampak finansial, tapi juga keberlanjutan lingkungan dan industri,” ujarnya.

Diversifikasi Energi Demi Ketahanan Jangka Panjang

Transformasi PTBA ke arah energi ramah lingkungan bukan sekadar jargon, melainkan strategi diversifikasi yang konkret dan terukur.

PTBA ingin memastikan bahwa keberlanjutan bukan sekadar tren, tapi masa depan industri energi yang memberikan nilai tambah bagi pemegang saham dan masyarakat luas.

Visi menjadi perusahaan energi kelas dunia yang peduli lingkungan menjadi benang merah dalam setiap proyek energi surya yang digarap perseroan.

Proyek PLTS Timah Industri memperkuat misi ini, dengan dampak langsung dalam pengurangan emisi karbon dan efisiensi pasokan energi industri berat.

Inisiatif ini juga membuktikan bahwa investasi hijau dapat berjalan seiring dengan kepentingan bisnis tanpa mengorbankan aspek lingkungan.

Rekam Jejak dan Peningkatan Portofolio PLTS Nasional

PLTS Timah Industri bukanlah proyek pertama PTBA di sektor energi matahari, melainkan kelanjutan dari portofolio yang terus berkembang secara konsisten.

Sebelumnya, PTBA telah merealisasikan PLTS dengan total kapasitas 925 kWp, termasuk kerja sama dengan PT Angkasa Pura untuk proyek di area bandara dan jalan tol.

PTBA juga telah membangun PLTS irigasi yang mendukung sektor pertanian di daerah terpencil sebagai bagian dari pendekatan inklusif terhadap transisi energi.

Dengan tambahan kapasitas dari PLTS Timah Industri, total portofolio PLTS PTBA kini mencapai 1,2 MWp—capaian strategis untuk pelaku energi berbasis batubara yang tengah bertransformasi.

Setiap megawattpico yang dibangun bukan hanya soal kapasitas, tapi representasi komitmen PTBA dalam mempercepat peta jalan energi bersih di Tanah Air.

Kontribusi Nyata terhadap Target Net Zero Emission 2060

Dukungan terhadap visi Indonesia mencapai Net Zero Emission pada 2060 terlihat nyata dalam arah investasi dan pengembangan proyek PTBA.

Melalui PLTS ini, PTBA tidak hanya menyediakan listrik bersih, tetapi juga mendorong terciptanya ekosistem green business nasional yang lebih kompetitif.

Kolaborasi antar-BUMN yang terjadi di proyek ini juga menjadi praktik terbaik yang bisa direplikasi dalam berbagai sektor strategis lainnya.

Sinergi antara PTBA, PT BEI, KCE, dan Timah Industri menjadi pilar penting dalam menciptakan model kolaborasi energi yang berkelanjutan dan berdampak.

Langkah ini tak hanya menjawab tuntutan pasar dan regulasi, tapi juga memperkuat ketahanan energi nasional secara menyeluruh.

Bukti Transformasi PTBA dari Batubara Menuju Energi Masa Depan

Sebagai entitas yang historisnya kuat di sektor pertambangan batubara, pergeseran PTBA ke energi terbarukan adalah transformasi besar yang layak dicermati.

Perusahaan menunjukkan keberanian untuk mengambil risiko strategis dengan berinvestasi pada sektor yang baru, dinamis, dan penuh tantangan.

Transformasi ini tidak hanya soal transisi teknologi, tetapi perubahan paradigma dalam memandang energi sebagai pendorong masa depan berkelanjutan.

Pengoperasian PLTS Timah Industri menjadi bukti bahwa PTBA tidak hanya siap berubah, tapi juga memimpin perubahan tersebut dari barisan depan.

Dengan semangat kolaboratif dan visi jangka panjang, PTBA membuka jalan bagi perusahaan lain untuk mengikuti jejak dalam membangun energi bersih Indonesia.

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Tinggalkan Balasan