Transit Modern dan Dukungan Infrastruktur
Transportasi pendukung dari pelabuhan dan bandara dikombinasikan dengan rest area, transit hotel, hingga akomodasi cepat. Lokasi seperti terminal Batu Ampar dan Bandara SAMS Sepinggan akan menjadi simpul utama.
Seno Aji menyebut pemerintah siap membantu penyediaan lahan melalui BUMD dengan skema HPL/HGB investasi. Dukungan OSS RBA, insentif pajak, dan utilitas dasar dijamin tersedia.
REI Siap All Out
Antusiasme tinggi datang dari REI. Ketua Umum DPP REI Joko Suranto menyatakan bahwa ribuan anggota siap menggarap peluang properti di kawasan ini.
“Kami sangat antusias, potensi segitiga emas ini sangat besar. Ini bukan hanya proyek IKN, tapi revolusi kawasan,” ujar Joko dalam forum REI.
Transformasi Besar Sedang Dimulai
Dengan basis IKN sebagai katalis, kekuatan ekonomi Balikpapan, dan potensi urbanisasi Samarinda, Kalimantan Timur tengah membangun pusat pertumbuhan baru. Segitiga emas ini berpotensi menjelma menjadi pusat ekonomi nasional yang menggeser dominasi lama Jakarta.
“Jangan sampai ketinggalan. Peluang seperti ini tak akan datang dua kali,” tegas Seno Aji kepada para investor.
Pemprov Siapkan Lahan dan Regulasi Ramah Investor
Untuk memastikan kelancaran arus investasi, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur telah menyiapkan berbagai skema pengadaan lahan dan insentif fiskal bagi para pengembang.
Skema HPL (Hak Pengelolaan Lahan) maupun HGB (Hak Guna Bangunan) melalui BUMD daerah menjadi solusi agar pengembang dapat mengakses lahan strategis tanpa hambatan kepemilikan.
“Pemprov tidak hanya menyambut investor dengan konsep, tapi juga dengan kesiapan dokumen dan regulasi. Investor tidak perlu khawatir soal perizinan, karena OSS RBA kita percepat, dan ada pendampingan langsung,” ujar Seno Aji menegaskan.
Dukungan lain yang dijanjikan termasuk percepatan konektivitas utilitas dasar seperti air bersih, jaringan listrik, dan infrastruktur telekomunikasi. Pemprov juga menjanjikan insentif pajak dan pemotongan biaya retribusi bangunan untuk proyek strategis.
Fokus Pengembangan Kawasan Transit dan Digital Hub
Selain properti fisik, Kaltim juga menyasar sektor teknologi dan logistik digital. Kawasan transit yang menghubungkan titik-titik utama seperti Pelabuhan Semayang, Bandara SAMS Sepinggan, serta terminal logistik di Balikpapan dan Samarinda akan dipadukan dengan pengembangan digital hub.
“Integrasi antara smart infrastructure dan digitalisasi pelayanan akan menjadi keunggulan kawasan ini,” jelas Seno. Ia menambahkan bahwa Pemprov mendukung pembangunan pusat data, infrastruktur IT, dan sistem layanan digital terintegrasi sebagai bagian dari blueprint kawasan masa depan.
Potensi lain yang terbuka lebar adalah pengembangan warehouse pintar, sistem cold chain berbasis IoT, serta pusat kurir dan distribusi regional yang akan mendukung pergerakan barang untuk kebutuhan IKN dan sekitarnya.
Segmen UMKM dan Ekonomi Kreatif Didorong Naik Kelas
Tak hanya menyasar investor besar, Pemprov Kaltim juga membuka ruang besar bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif lokal.
Dalam rancangan pengembangan segitiga emas, sejumlah zona dirancang menjadi kawasan komersial mikro dan inkubasi usaha.
Lokasi seperti Kutai Kartanegara Barat dan pinggiran Balikpapan akan disiapkan untuk ruko tematik, pusat grosir lokal, hingga creative hub bagi industri kecil.
Pemprov akan memfasilitasi tenant lokal melalui skema subsidi sewa dan pelatihan manajemen usaha.
“Kami ingin pertumbuhan tidak hanya untuk yang besar. UMKM harus ikut naik kelas dan menjadi bagian dari pertumbuhan ini,” tutur Seno Aji. Dengan keterlibatan pelaku lokal, keberlanjutan pertumbuhan ekonomi daerah akan lebih kokoh.











