Nasional

Poros Ekonomi Baru Segitiga Emas IKN Siap Saingi Jakarta

169
Poros Ekonomi Baru Segitiga Emas IKN Siap Saingi Jakarta
IKN, Balikpapan, dan Samarinda kini bergerak sinergis menjadi pusat properti dan industri masa depan, tantang dominasi Jakarta.

Tiga Kota, Satu Visi: IKN–Balikpapan–Samarinda Sinergi Ekonomi Masa Depan

JAKARTA, BursaNusantara.com – Provinsi Kalimantan Timur bersiap menulis ulang peta ekonomi nasional. Didukung kolaborasi tiga pusat pertumbuhan IKN, Balikpapan, dan Samarinda segitiga emas Kalimantan ini mulai menunjukkan tajinya sebagai poros properti dan industri baru Indonesia.

Tumbuhnya Kepercayaan Investor

Realisasi investasi Kaltim selama lima tahun terakhir melampaui ekspektasi. Sejak 2020, nilai investasi terus meningkat, dari Rp 31,38 triliun menjadi Rp 76,33 triliun pada 2024.

Tahun ini, target dinaikkan menjadi Rp 79,86 triliun, menyumbang lebih dari 4% target nasional. Optimisme tumbuh seiring arahan Presiden Prabowo untuk menyukseskan program 3 juta rumah di Kaltim.

Baca Juga: Warga Kaltim Desak Pembangunan IKN Tetap Dilanjutkan

Peta Fungsi Segitiga Emas

Dalam rancangan Rencana Induk IKN, ketiga kota ini dibentuk sebagai hub terintegrasi. IKN disiapkan sebagai pusat pemerintahan dan inovasi hijau.

Balikpapan diperkuat sebagai pusat logistik dan hilirisasi migas, serta jalur distribusi industri petrokimia.

Sementara Samarinda, sebagai pusat energi dan sejarah, diarahkan menuju peremajaan sektor tambang dan pengembangan energi terbarukan.

Baca Juga: Gibran Minta Puskesmas Layani 30 Pasien CKG Per Hari




Infrastruktur Konektivitas Modern

Untuk memperkuat konektivitas, Pemprov Kaltim menjajaki kerjasama dengan China Railway. Rencana jaringan transportasi massal modern disiapkan untuk menghubungkan ketiga kota secara efisien.

Tol Balikpapan–Samarinda dan Tol IKN akan menjadi tulang punggung mobilitas ekonomi, didukung pelabuhan, bandara, serta terminal logistik.

Harga Tanah Masih Kompetitif

Harga tanah yang relatif murah, hanya Rp 100.000–Rp 200.000 per meter persegi, menjadikan Kaltim sangat menarik bagi pengembang.

Stabilitas politik dan sosial juga jadi jaminan kenyamanan bagi para pelaku bisnis.

Baca Juga: Bank di IKN Mulai Beroperasi 2026, Dukung Ekosistem Warga Baru




Segmen Hunian dan Proyek Terintegrasi

Peluang terbuka luas di sektor hunian tapak, apartemen menengah, hingga rusun ASN. Lokasi strategis seperti Samboja, Loa Janan, dan Balikpapan Timur jadi prioritas pengembangan.

Seno Aji menegaskan, “Backlog perumahan kami sangat besar. Dengan 4 juta penduduk, kebutuhan hunian terus meningkat.”

Model Kerjasama dan Lokasi Prioritas

  • KPBU untuk rumah ASN di daerah penyangga
  • Perumahan tapak dan apartemen menengah di Samboja, Loa Janan, Penajam

Komersial & Gaya Hidup Baru

Kawasan dengan konsep township dan TOD mulai ditawarkan kepada investor. Pusat ritel modern, sekolah, klinik, hingga pusat gaya hidup akan dibangun di titik-titik kunci, seperti Samarinda Selatan dan Kutai Kartanegara Barat.

Baca Juga: Pertemuan OIKN BCA, BRI, BTN, Hingga BNI: Apa yang Disiapkan untuk IKN?




Peluang Strategis:

  • Mal tematik, pusat grosir, mixed-use building
  • Office tower untuk kontraktor dan pendukung proyek IKN

Kawasan Industri dan Logistik

Kariangau dan Samboja Barat dipersiapkan sebagai pusat industri ringan dan logistik. Cold storage, dry port, hingga pergudangan modern akan menjadi bagian dari transformasi industri di Kaltim.

Kawasan Fokus:

  • Green industrial estate di Muara Jawa, Marangkayu
  • Kavling industri dan gudang komersial di Samboja Barat

Ekowisata dan Properti Alam

Tahura Bukit Soeharto dan Samboja Lestari dikembangkan untuk properti berbasis ekowisata. Glamping site dan eco-lodge ditargetkan bagi wisatawan IKN dan komunitas ekspatriat.

Penawaran Potensial:

  • Eco-resort, villa estate, hingga lodge konservasi
  • Target pasar: ekspatriat, pelajar, komunitas lingkungan




×

Selamat Datang

Masuk untuk komentar & diskusi.

Lupa Password?

Password dikirim ke email.

Exit mobile version