Geser Kebawah
HeadlinePasarSaham

Potensi Cuan Saham NCKL Harita Nickel Capai 112%, Jangan Lewatkan!

147
×

Potensi Cuan Saham NCKL Harita Nickel Capai 112%, Jangan Lewatkan!

Sebarkan artikel ini
potensi cuan saham nckl harita nickel capai 112%, jangan lewatkan kompres
Saham Harita Nickel (NCKL) berpotensi untung lebih dari 100%. Dapatkan analisis mendalam soal peluang investasi saham nikel murah ini.

JAKARTA, BursaNusantara.com – Saham PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL), yang lebih dikenal sebagai Harita Nickel, kini menjadi sorotan di kalangan investor.

Saham ini sedang diperdagangkan dengan valuasi menarik dan potensi keuntungan lebih dari 100%. Dengan fundamental yang kuat dan prospek bisnis yang menjanjikan, NCKL menjadi peluang investasi menarik untuk tahun ini.

Sponsor
Iklan

Menurut Stockbit Sekuritas, saham NCKL saat ini diperdagangkan pada price-to-earnings (PE) ratio sebesar 7,4 kali. Angka ini tergolong murah dibandingkan rata-rata sektor pertambangan.

Selain itu, return on equity (ROE) perusahaan juga menunjukkan kinerja yang solid, menjadi daya tarik utama bagi para investor.

Peningkatan Kepemilikan di PT Obi Nickel Cobalt (ONC)

Salah satu langkah strategis yang diambil Harita Nickel adalah pembelian saham PT Obi Nickel Cobalt (ONC). Perusahaan mengakuisisi 10% saham ONC dari Li Yuen Pte Ltd dengan nilai transaksi mencapai Rp 2,1 triliun. Ini merupakan pembelian kedua setelah pada tahun 2021 perusahaan membeli 10% saham ONC senilai Rp 628 miliar.

Dengan total kepemilikan 20%, Harita Nickel dapat mencatatkan keuntungan ONC sebagai laba dari entitas asosiasi. Keuntungan ini diperkirakan akan mendongkrak laba bersih NCKL secara signifikan, terutama dengan tambahan kontribusi dari PT Halmahera Persada Lygend (HPL). Dengan kapasitas penyulingan high pressure acid leaching (HPAL) sebesar 37.800 ton, kontribusi ini menjadi faktor utama pertumbuhan bisnis perusahaan.

Proyeksi Keuntungan Meningkat Tajam

BRI Danareksa Sekuritas mengungkapkan bahwa laba bersih NCKL diproyeksikan akan melonjak menjadi Rp 8,7 triliun pada tahun 2025 dan Rp 9,6 triliun pada tahun 2026. Angka ini jauh lebih tinggi dari estimasi sebelumnya sebesar Rp 7,9 triliun dan Rp 9,6 triliun. Revisi estimasi ini mencerminkan optimisme terhadap kinerja bisnis Harita Nickel, terutama dari entitas asosiasi dan peningkatan kapasitas produksi.

Rekomendasi Saham NCKL

Dengan prospek pertumbuhan laba yang menjanjikan, BRI Danareksa Sekuritas memberikan rekomendasi “beli” untuk saham NCKL. Target harga saham ini dinaikkan menjadi Rp 1.500 per lembar, dibandingkan target sebelumnya di Rp 1.400. Penilaian ini menggunakan metode sum of the parts (SOTP) dan discounted cash flow (DCF) untuk menghitung nilai setiap proyek yang dimiliki perusahaan.

Target harga Rp 1.500 ini menyiratkan potensi kenaikan lebih dari 100%, atau tepatnya 112%, dari harga saham saat ini. Potensi cuan ini didukung oleh pertumbuhan laba yang solid sebesar 31% year-on-year (yoy), peningkatan kapasitas produksi dari ONC dan PT Karunia Permai Sentosa (KPS), serta efisiensi biaya kas perusahaan.

Risiko Investasi Saham NCKL

Meski memiliki prospek yang cerah, investasi di saham NCKL juga memiliki risiko. Beberapa risiko utama yang perlu diperhatikan adalah:

  1. Fluktuasi harga nikel di pasar global.
  2. Penurunan tingkat utilisasi kapasitas produksi.
  3. Potensi penundaan dalam pelaksanaan proyek baru.

Namun, dengan strategi bisnis yang matang dan diversifikasi kepemilikan di beberapa entitas asosiasi, Harita Nickel memiliki daya tahan yang kuat terhadap risiko-risiko tersebut.

Kesimpulan

Saham Harita Nickel (NCKL) menjadi salah satu opsi investasi menarik di sektor tambang, khususnya nikel. Dengan valuasi yang murah, proyeksi laba yang meningkat, dan target harga yang memberikan potensi keuntungan lebih dari 100%.

NCKL layak dipertimbangkan bagi investor yang mencari cuan besar. Jangan lewatkan peluang emas ini, namun pastikan untuk selalu mempertimbangkan risiko sebelum mengambil keputusan investasi.

Ikuti media sosial kami untuk update terbaru

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Tinggalkan Balasan