Geser Kebawah
HeadlinePasarSaham

Potensi Saham DAAZ Menuju Rp 6.000: Peluang Besar atau Risiko Tinggi?

189
×

Potensi Saham DAAZ Menuju Rp 6.000: Peluang Besar atau Risiko Tinggi?

Sebarkan artikel ini
potensi saham daaz menuju enam ribu kompres
Saham DAAZ melonjak 6,51% ke Rp 4.450. Analis targetkan hingga Rp 6.350 jika breakout MA5. Simak ulasan peluang dan risikonya di sini.

JAKARTA, BursaNusantara.com – PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ) kembali mencuri perhatian investor. Saham perusahaan ini melonjak 6,51% pada perdagangan 8 Januari 2025, ditutup di harga Rp 4.450. Pergerakan ini menarik perhatian para analis dan pelaku pasar, terutama karena saham DAAZ baru saja pulih setelah sebelumnya cenderung melemah.

Data Perdagangan Saham DAAZ

Pada 8 Januari 2025, volume perdagangan saham DAAZ mencapai 13,84 juta lembar dengan frekuensi transaksi sebanyak 9.542 kali. Nilai total transaksi tercatat sebesar Rp 62,93 miliar, dengan investor asing membukukan net buy senilai Rp 6,05 miliar. Angka ini menunjukkan minat investor yang semakin meningkat terhadap saham ini.

Sponsor
Iklan

Analisis Teknikal: Target Rp 6.000-an

Muhammad Wafi, analis teknikal dari RHB Sekuritas Indonesia, mencatat bahwa saham DAAZ tengah menunjukkan rebound signifikan. Pergerakan ini didukung oleh volume yang meningkat, mengindikasikan potensi pengujian resistance garis Moving Average 5 (MA5).

“Jika mampu breakout resistance garis MA5, saham DAAZ berpeluang melanjutkan rebound hingga menguji resistance garis MA20,” jelas Wafi. Ia merekomendasikan untuk membeli saham DAAZ jika harga berhasil menembus Rp 4.520, dengan target jual di kisaran Rp 5.275 hingga Rp 6.350. Namun, ia juga mengingatkan pentingnya disiplin dalam menerapkan cut loss di level Rp 4.020 untuk memitigasi risiko.

Sejarah dan Performa IPO

DAAZ baru melantai di Bursa Efek Indonesia pada 11 November 2024 dengan harga penawaran perdana Rp 880 per saham. Dalam waktu kurang dari dua bulan, saham ini telah mencatatkan kenaikan spektakuler sebesar 405%, menjadikannya salah satu emiten yang paling menarik di pasar modal Indonesia saat ini.

Apa yang Mendorong Kenaikan Ini?

Beberapa faktor yang mendorong kenaikan harga saham DAAZ antara lain:

  1. Minat Investor Asing: Net buy asing senilai Rp 6,05 miliar pada perdagangan terakhir menunjukkan kepercayaan investor internasional terhadap prospek saham ini.
  2. Kinerja Teknikal yang Kuat: Rebound saham DAAZ didukung oleh analisis teknikal yang menunjukkan potensi penguatan lebih lanjut.
  3. Fundamental yang Menarik: Meski masih baru di pasar, DAAZ telah berhasil mencatatkan kenaikan harga saham yang signifikan sejak IPO.

Risiko yang Perlu Dipertimbangkan

Meski prospek saham DAAZ terlihat menjanjikan, ada beberapa risiko yang perlu diperhatikan oleh investor:

  • Volatilitas Tinggi: Kenaikan harga saham yang cepat dapat meningkatkan risiko koreksi tajam.
  • Ketidakpastian Breakout: Jika saham gagal menembus resistance yang ditargetkan, potensi pelemahan kembali cukup besar.
  • Disiplin dalam Trading: Penting untuk mengikuti rekomendasi cut loss untuk menghindari kerugian besar.

Saham DAAZ menawarkan peluang besar bagi investor yang mencari keuntungan jangka pendek, terutama jika breakout di level resistance berhasil. Namun, investor harus tetap berhati-hati terhadap volatilitas pasar dan mematuhi strategi manajemen risiko yang telah ditentukan.

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.