Ekonomi Makro

Prabowo Bahas RAPBN 2026, THR ASN 2025 Segera Diumumkan

106
Prabowo Bahas RAPBN 2026, THR ASN 2025 Segera Diumumkan
Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat dengan Sri Mulyani membahas RAPBN 2026 dan pencairan THR ASN 2025 yang akan diumumkan dalam waktu dekat.

JAKARTA, BursaNusantara.com – Presiden Prabowo Subianto mengundang Menteri Keuangan Sri Mulyani ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (4/3/2025), untuk membahas Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026. Dalam pertemuan tersebut, topik mengenai pencairan tunjangan hari raya (THR) bagi aparatur sipil negara (ASN) juga menjadi agenda utama.

RAPBN 2026 Jadi Fokus Utama

Sri Mulyani menyebut bahwa rapat tersebut merupakan bagian dari persiapan pemerintah dalam menyusun kebijakan fiskal tahun depan. “Rapat internal, persiapan untuk APBN tahun depan,” ujarnya kepada wartawan usai pertemuan.

Meskipun belum ada rincian lebih lanjut, RAPBN 2026 diperkirakan akan tetap berfokus pada penguatan perekonomian nasional, ketahanan fiskal, serta strategi menghadapi potensi tantangan global.

THR ASN 2025 Akan Segera Diumumkan

Selain membahas RAPBN 2026, Sri Mulyani juga mengonfirmasi bahwa Presiden Prabowo akan segera mengumumkan kebijakan terkait pencairan THR ASN 2025. Namun, ia belum memberikan kepastian mengenai besaran pencairannya.

“Nanti diumumkan Bapak Presiden, kami sedang siapkan insyaallah segera selesai,” kata Sri Mulyani. Ketika ditanya apakah THR akan dicairkan penuh 100%, ia memilih untuk tidak menjawab secara langsung. “Nanti saja ya,” tambahnya.

Dampak Ekonomi Pencairan THR

Pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp50 triliun untuk pembayaran THR ASN 2025. Rencananya, pencairan THR akan dilakukan tiga pekan sebelum Lebaran 2025 untuk meningkatkan daya beli masyarakat serta memperkuat konsumsi domestik.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menekankan bahwa kebijakan ini diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. “Percepatan pencairan THR bertujuan untuk meningkatkan daya beli masyarakat secara signifikan, memperkuat konsumsi domestik, serta mendorong perputaran ekonomi di berbagai sektor, terutama perdagangan dan jasa,” ujar Airlangga, Senin (3/3/2025).

Menurutnya, kebijakan ini akan berkontribusi terhadap stabilitas makroekonomi dan mendukung target pertumbuhan ekonomi sebesar 5,2% dalam APBN 2025.

Rapat yang digelar di Istana Kepresidenan menegaskan keseriusan pemerintah dalam menyusun strategi fiskal jangka panjang serta memastikan kesejahteraan ASN melalui pencairan THR. Dengan pengumuman resmi yang segera dilakukan Presiden Prabowo, masyarakat kini menanti kepastian terkait besaran serta waktu pencairan THR 2025.

Ikuti media sosial kami untuk update terbaru

×

Selamat Datang

Masuk untuk komentar & diskusi.

Lupa Password?

Password dikirim ke email.

Exit mobile version