Geser Kebawah
Nasional

Prabowo & Macron di Élysée: Perkuat Kemitraan G7 & Investasi!

257
×

Prabowo & Macron di Élysée: Perkuat Kemitraan G7 & Investasi!

Sebarkan artikel ini
Prabowo & Macron di Élysée Perkuat Kemitraan G7 & Investasi!
Presiden Prabowo bertemu Macron di Paris pasca Davos 2026. Bahas kemitraan strategis Indonesia-Prancis & sinyal investasi G7. Baca selengkapnya di sini!

Diplomasi Élysée: Pelukan Hangat Prabowo-Macron dan Sinyal Kuat Investasi G7

PARIS – Dinginnya malam di Paris, Jumat (23/1/2026), seketika mencair saat Presiden Prabowo Subianto tiba di Istana Élysée. Disambut dengan Jajar Kehormatan dan iringan musik detasemen yang megah, Presiden ke-8 RI tersebut disambut langsung oleh Presiden Prancis, Emmanuel Macron.

Sebuah pelukan hangat dan jabat tangan erat di antara keduanya menjadi simbol pembuka babak baru hubungan bilateral Indonesia-Prancis.

Sponsor
Iklan

Pertemuan di Le Salon des Portraits ini bukan sekadar jamuan makan malam rutin. Ini adalah manuver diplomatik tingkat tinggi yang dirancang untuk memperluas kerja sama strategis, mulai dari pertahanan hingga transformasi ekonomi hijau.

Jembatan Indonesia Menuju Agenda G7

Melalui unggahan resminya, Presiden Macron menegaskan bahwa pertemuan ini merefleksikan keselarasan pandangan mengenai isu-isu global. Hal ini menjadi sangat krusial mengingat Prancis akan memegang kepresidenan G7.

Dukungan Prancis diprediksi akan memperlancar jalan Indonesia dalam mengamankan kepentingan ekonomi nasional di panggung elit negara-negara maju tersebut.

“Pertemuan ini mempererat kemitraan strategis kita dan mencerminkan keselarasan visi untuk agenda global yang akan didorong Prancis di G7,” tulis Macron.

Estafet dari Davos: Digitalisasi hingga Komitmen Domestik

Kunjungan ke Paris ini merupakan rangkaian perjalanan maraton Presiden Prabowo setelah sebelumnya menghadiri World Economic Forum (WEF) di Davos.

Di Swiss, Prabowo sukses memikat investor global melalui paparan mengenai digitalisasi pendidikan massal di Indonesia—sebuah visi untuk mencetak SDM unggul di era kecerdasan buatan.

Di tengah agenda global yang padat, Presiden tetap menunjukkan komitmen pada stabilitas hukum domestik dengan rencana penandatanganan aturan kenaikan gaji hakim ad hoc, sebuah langkah penting untuk menjaga integritas iklim investasi di tanah air.

Radar Pasar: Saham Emas dan Kebangkitan Emiten

Sementara itu di dalam negeri, pelaku pasar modal tengah mencermati pergerakan saham sektor emas yang mulai diakumulasi investor kakap sebagai aset safe haven.

Di sisi lain, Bursa Efek Indonesia kembali menghangatkan lantai perdagangan dengan pembukaan suspensi saham Graha Prima Mentari (GRPM), yang langsung disambut antusias oleh para pemburu momentum.

Pertemuan di Paris ini diprediksi akan menjadi sentimen positif bagi emiten-emiten yang memiliki ekspansi di pasar Eropa, sekaligus memperkuat optimisme bahwa Indonesia tetap menjadi destinasi investasi utama di tahun 2026.