Geser Kebawah
Nasional

Prabowo Temui Raja Belgia & Ursula, Diplomasi Ekonomi RI-EU Melaju

62
×

Prabowo Temui Raja Belgia & Ursula, Diplomasi Ekonomi RI-EU Melaju

Sebarkan artikel ini
Prabowo Temui Raja Belgia & Ursula, Diplomasi Ekonomi RI-EU Melaju
Prabowo temui Ursula von der Leyen dan Raja Belgia, perkuat fondasi IEU-CEPA dan perluas kemitraan strategis RI–Uni Eropa.

Prabowo Gencarkan Diplomasi Pasar Global di Brussel

JAKARTA, BursaNusantara.com – Presiden Prabowo Subianto memulai babak baru hubungan strategis antara Indonesia dan Uni Eropa melalui rangkaian pertemuan kenegaraan di Brussel, Belgia.

Didampingi rombongan terbatas dan pejabat kunci, Prabowo menggelar diskusi mendalam dengan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen di kantor pusat Uni Eropa, Gedung Berlaymont, Minggu (13/7/2025).

Sponsor
Iklan

Pertemuan tersebut menjadi langkah konkret penguatan kemitraan politik dan ekonomi antara kedua kawasan yang mewakili lebih dari 730 juta penduduk.

Prabowo menyampaikan kesiapan Indonesia untuk masuk ke era baru kerja sama perdagangan global berbasis nilai, keberlanjutan, dan keterbukaan.

IEU-CEPA Disepakati, Akses Pasar Eropa Terbuka Lebar

Salah satu hasil utama dari dialog bilateral ini adalah tercapainya kesepakatan politik atas kerangka perjanjian dagang ambisius IEU-CEPA.

Perjanjian tersebut diharapkan menjadi jembatan legal dan diplomatik untuk memperluas arus barang, jasa, dan investasi antara Indonesia dan Uni Eropa.

Uni Eropa mengapresiasi posisi Indonesia sebagai mitra kunci di Asia Tenggara, terutama dalam rantai pasok hijau, transisi energi, dan manufaktur bernilai tambah.

Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen menekankan bahwa kesamaan nilai demokrasi dan keberagaman menjadikan kedua kawasan cocok untuk menjalin kemitraan jangka panjang.

Bertemu Raja Belgia dan Presiden Dewan Eropa, RI Perluas Jalur Diplomasi

Setelah pertemuan dengan Ursula, Prabowo dijadwalkan bertemu Presiden Dewan Eropa Antonio Costa, kemudian melanjutkan kunjungan ke Istana Laeken untuk audiensi bersama Raja Belgia, Philippe Léopold Louis Marie.

Pertemuan tersebut dirancang sebagai penguatan jalur diplomatik bilateral antara Indonesia dan Belgia, di luar skema kolektif Uni Eropa.

Kedua negara tengah menjajaki peluang kerja sama baru di bidang infrastruktur, ketahanan pangan, energi bersih, hingga teknologi pertahanan.

Menurut Seskab Teddy Indra Wijaya, pembicaraan ini bersifat strategis karena membuka ruang konkret kolaborasi lintas sektor yang saling menguntungkan.

Diplomasi Ekonomi ala Prabowo: Akseleratif dan Terarah

Lawatan Presiden Prabowo ke Eropa mencerminkan arah baru diplomasi ekonomi Indonesia yang lebih aktif, akseleratif, dan terfokus pada hasil.

Kesepakatan IEU-CEPA diyakini akan memberi dampak signifikan terhadap ekspor manufaktur, produk agribisnis, dan jasa teknologi Indonesia ke pasar Eropa.

Selain perdagangan, kerja sama di sektor keamanan maritim dan teknologi pertahanan menjadi titik diskusi lanjutan dalam pertemuan bilateral di Brussel.

Prabowo mengangkat semangat United in Diversity sebagai fondasi moral dalam membangun kemitraan antara dua demokrasi besar lintas benua.

Tinggalkan Balasan