Geser Kebawah
BisnisEnergi

Produksi Minyak dan Gas Pertamina Regional Jawa Meningkat Signifikan

117
×

Produksi Minyak dan Gas Pertamina Regional Jawa Meningkat Signifikan

Sebarkan artikel ini
Produksi Minyak dan Gas Pertamina Regional Jawa Meningkat Signifikan
Pertamina Regional Jawa capai produksi minyak 54.200 BOPD dan gas 356,11 MMSCFD. Eksplorasi temukan 132 juta barel sumber daya, melebihi target.

JAKARTA, BursaNusantara.com – Pertamina Regional Jawa Subholding Upstream melaporkan hasil produksi yang signifikan pada tahun 2024.

Produksi minyak tercatat sebesar 54.200 barel per hari (MBOPD), sementara produksi gas mencapai 356,11 juta kaki kubik standar per hari (MMSCFD). Angka lifting minyak tercatat 54,5 MBOPD, dan gas sebesar 231,41 MMSCFD.

Sponsor
Iklan

Keberhasilan ini didorong oleh pengembangan 31 sumur serta optimalisasi reservoir yang dilakukan melalui program well service dan well intervention. Langkah ini memastikan produksi tetap maksimal meskipun ada tantangan di lapangan.

Eksplorasi Sumber Daya dan Cadangan

Di sektor eksplorasi, Pertamina mencatatkan penemuan sumber daya 2C sebesar 132,34 juta barel setara minyak (MMBOE), melampaui target hingga 152%. Keberhasilan ini berkat penemuan pada sumur GQY-1 dan EPC-001.

Selain itu, cadangan P1 juga meningkat sebesar 47,86 MMBOE, atau mencapai 144% dari target yang telah ditetapkan.

Inovasi dan Komitmen Energi Berkelanjutan

Pertamina juga menunjukkan komitmen terhadap energi berkelanjutan dengan penandatanganan perjanjian kerahasiaan untuk studi Carbon Capture and Storage (CCS) di wilayah kerja South East Sumatra (SES) dan Offshore North West Java (ONWJ). Kerja sama internasional ini bertujuan untuk mengurangi emisi karbon dan mendukung transisi energi bersih.

Selain itu, digitalisasi operasional menjadi kunci utama dalam efisiensi kerja. Teknologi Optimized Oilfield Integration Platform (OOIP) dari PHE OSES yang mengotomatiskan perawatan sumur, kini telah meraih penghargaan internasional di ajang ICQCC di Sri Lanka pada November 2024.

Transformasi dan Akselerasi Produksi

Selain pencapaian operasional, Pertamina juga melakukan transformasi dalam hal kontrak produksi, seperti konversi skema kontrak bagi hasil (PSC) dari gross split ke cost recovery untuk entitas PHE ONWJ. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing operasional.

Peningkatan ini sangat relevan mengingat industri energi global yang terus bertransformasi. Pemerintah Indonesia menekankan pentingnya mempercepat pengembangan energi terbarukan, sambil memastikan pasokan energi yang berkelanjutan untuk mendukung pembangunan nasional.

Dengan komitmen terhadap energi berkelanjutan, Pertamina berupaya untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan dan memenuhi kebutuhan energi di dalam negeri.

Ke depan, Pertamina akan terus fokus pada pengembangan sumber daya signifikan, mempercepat konversi sumber daya menjadi cadangan, dan memperluas eksplorasi di wilayah baru untuk memperkuat ketahanan energi nasional.

Pertamina terus berkomitmen untuk mempercepat realisasi visi Swasembada Energi pada 2025, melalui eksplorasi yang agresif dan penggunaan teknologi canggih.

Ikuti media sosial kami untuk update terbaru