Geser Kebawah
Nasional

Program FLPP Tahun 2025: Dorong Realisasi Target 3 Juta Rumah

100
×

Program FLPP Tahun 2025: Dorong Realisasi Target 3 Juta Rumah

Sebarkan artikel ini
program flpp tahun 2025 dorong realisasi target 3 juta rumah compres
Menteri Perumahan menargetkan 220.000 unit rumah melalui skema FLPP di 2025. Langkah ini diharapkan mendukung realisasi target 3 juta rumah yang dicanangkan pemerintah.

JAKARTA, BursaNusantara.com – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Marwar Rarsiraid, menegaskan komitmennya dalam meningkatkan fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) pada tahun 2025. Langkah ini menjadi pendorong utama dalam mewujudkan program ambisius pemerintah untuk membangun 3 juta rumah.

Menteri Marwar menyatakan optimisme bahwa kuota FLPP sebanyak 220.000 unit rumah yang disiapkan di awal tahun 2025 akan memberikan dampak signifikan dalam mengejar target tersebut. “Kuota awal ini adalah fondasi penting untuk memastikan bahwa setiap keluarga Indonesia memiliki akses terhadap hunian layak,” ungkapnya pada konferensi pers di Jakarta, Jumat (27/12/2024).

Sponsor
Iklan

Dukungan dari Industri Perbankan
Kementerian PKP juga mengharapkan dukungan penuh dari sektor perbankan dalam implementasi program FLPP. Menteri Marwar menekankan perlunya berbagai kemudahan akses pembiayaan yang dapat mendukung para pelaku usaha di sektor properti.

“Industri perbankan memiliki peran strategis dalam memastikan bahwa pembiayaan dapat berjalan lancar. Dengan skema FLPP, kami mengajak perbankan untuk memberikan inovasi layanan dan sinergi demi tercapainya target yang telah ditetapkan,” ujar Menteri Marwar.

FLPP Sebagai Solusi Realistis
Meskipun menghadapi berbagai tantangan anggaran, Menteri Marwar menegaskan pentingnya mengambil pendekatan terukur dalam pengelolaan FLPP. “Bukan soal pesimis, tapi ini fungsi yang terukur. Dengan anggaran yang ada, kita perlu fokus pada apa yang realistis dapat dicapai,” jelasnya.

Mendorong Sektor Properti
Skema FLPP yang dijalankan pada tahun 2025 diharapkan tidak hanya memberikan solusi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) tetapi juga merangsang pertumbuhan sektor properti secara keseluruhan. Dengan memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan sektor perbankan, FLPP akan menjadi instrumen vital dalam pembangunan hunian layak huni bagi rakyat Indonesia.

Harapan untuk Masa Depan
Sebagai kementerian teknis, Kementerian PKP berkomitmen untuk terus memantau dan meningkatkan pelaksanaan program FLPP. Menteri Marwar menyatakan bahwa pendekatan berorientasi hasil akan menjadi kunci keberhasilan program ini. “Kami percaya bahwa dengan langkah-langkah strategis, target 3 juta rumah dapat tercapai,” tutupnya.