Geser Kebawah
BisnisPerdagangan & Industri

PT PP Gabung ke Danantara, Sinergi Wujudkan Indonesia Emas 2045

133
×

PT PP Gabung ke Danantara, Sinergi Wujudkan Indonesia Emas 2045

Sebarkan artikel ini
PT PP Gabung ke Danantara, Sinergi Wujudkan Indonesia Emas 2045
Prabowo luncurkan Danantara; PT PP siap bersinergi wujudkan visi Indonesia Emas 2045 dengan konsolidasi aset BUMN dan investasi strategis.

JAKARTA, BursaNusantara.com – Presiden Prabowo Subianto resmi meluncurkan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) pada Senin (24/2/2025) sebagai upaya strategis untuk mengelola aset BUMN senilai US$900 miliar atau lebih dari Rp14.000 triliun.

Danantara diharapkan menjadi pendorong utama transformasi ekonomi nasional dan mendukung visi Indonesia Emas 2045. Dalam konteks ini, PT PP (Persero) Tbk (PTPP) menyatakan kesiapannya untuk bergabung dan bersinergi dengan Danantara.

Sponsor
Iklan

Sinergi PT PP dengan Danantara

Komitmen Bersinergi

Sekretaris Perusahaan PT PP, Joko Raharjo, menegaskan bahwa kehadiran Danantara merupakan langkah penting dalam membangun ekosistem ekonomi yang mandiri dan berkelanjutan.

“Dengan konsolidasi kekuatan ekonomi nasional, Indonesia akan lebih siap menghadapi tantangan global sekaligus merealisasikan visi Indonesia Emas 2045. Oleh karena itu, PT PP siap berkomitmen dan bersinergi,” ujar Joko Raharjo dalam keterangan resmi pada Senin (24/2/2025).

Keterlibatan PT PP dalam Danantara diharapkan akan memperkuat pengelolaan aset dan meningkatkan efisiensi investasi strategis di berbagai sektor.

Peran Strategis Danantara

Danantara dirancang untuk mengelola aset BUMN yang besar melalui konsolidasi investasi. Pada tahap awal, investasi yang disiapkan mencapai US$20 miliar atau sekitar Rp326 triliun untuk mendanai sekitar 20 proyek strategis, yang mencakup sektor infrastruktur, energi terbarukan, dan teknologi.

Langkah ini merupakan bagian dari reformasi tata kelola BUMN, yang diharapkan dapat meningkatkan daya saing Indonesia di pasar global.

Landasan Hukum dan Struktur Pengawasan

Dukungan Regulasi Terbaru

Peluncuran Danantara didukung oleh sejumlah landasan hukum yang kuat. Presiden Prabowo telah menandatangani Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2025 tentang Perubahan Ketiga atas UU Nomor 19 Tahun 2003 tentang BUMN, serta Peraturan Pemerintah Nomor 10 Tahun 2025 mengenai Organisasi dan Tata Kelola BPI Danantara.

Selain itu, Keputusan Presiden Nomor 30 Tahun 2025 tentang pengangkatan dewan pengawas dan badan pelaksana Danantara telah ditetapkan, memastikan bahwa struktur pengelolaan investasi negara dijalankan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas.

Struktur Kepemimpinan Danantara

Dalam peluncuran tersebut, Presiden Prabowo menunjuk Rosan P Roeslani sebagai CEO Danantara. Ia didampingi oleh Dony Oskaria sebagai Chief Operating Officer dan Pandu Sjahrir sebagai Chief Investment Officer.

Ketua Dewan Pengawas telah ditunjuk oleh mantan presiden Erick Thohir, dengan Muliaman Hadad sebagai Wakil Ketua, serta Menteri Keuangan Sri Mulyani sebagai perwakilan Kementerian Keuangan.

Struktur ini dirancang untuk memastikan bahwa Danantara dapat mengelola aset negara secara profesional dan efektif.

Implikasi Sinergi dan Prospek Investasi

Transformasi Ekonomi Nasional

Kehadiran Danantara diharapkan tidak hanya meningkatkan pengelolaan aset BUMN, tetapi juga mendorong pertumbuhan investasi nasional melalui sinergi antara BUMN, sektor swasta, dan mitra strategis.

Dengan target investasi awal sebesar US$20 miliar, Danantara menjadi pionir dalam mendorong transformasi ekonomi menuju visi Indonesia Emas 2045.

Inisiatif ini diharapkan membawa dampak positif pada pembangunan infrastruktur, pengembangan teknologi, dan peningkatan daya saing global.

Komitmen Sinergi dan Kolaborasi Global

PT PP, melalui pernyataan Joko Raharjo, menunjukkan komitmennya untuk berkolaborasi dengan Danantara sebagai bagian dari konsolidasi ekonomi nasional.

Kolaborasi ini akan memfasilitasi penyaluran investasi strategis yang mendukung pertumbuhan sektor-sektor vital, sekaligus meningkatkan kapasitas BUMN Indonesia untuk bersaing di tingkat internasional.

Presiden Prabowo menekankan bahwa sinergi lintas sektor dan kemitraan strategis akan menjadi kunci dalam menciptakan ekonomi yang tangguh dan berkelanjutan.


Peluncuran Danantara oleh Presiden Prabowo Subianto menandai era baru dalam pengelolaan aset negara, dengan Rosan P Roeslani sebagai CEO yang siap memimpin transformasi investasi nasional.

PT PP (Persero) Tbk pun menunjukkan kesiapannya untuk bergabung dan berkontribusi dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 melalui sinergi dan kolaborasi strategis.

BursaNusantara.com akan terus mengupdate perkembangan penting seputar implementasi Danantara dan dampaknya terhadap ekonomi nasional.

Ikuti media sosial kami untuk update terbaru