PasarSaham

PT Resource Alam (KKGI) Catat Lonjakan Laba 49,85% di 2024

225
PT Resource Alam KKGI Catat Lonjakan Laba 4985 Di 2024
PT Resource Alam Indonesia Tbk (KKGI) mencatat kenaikan laba bersih 49,85% di 2024 berkat efisiensi biaya dan ekspansi strategis.

JAKARTA, BursaNusantara.com – PT Resource Alam Indonesia Tbk (KKGI) mencatat pertumbuhan kinerja keuangan yang signifikan sepanjang tahun 2024. Keberhasilan ini didorong oleh efisiensi biaya, penguatan operasional, dan strategi ekspansi yang terarah.

Lonjakan Laba dan Pendapatan

Laba kotor perusahaan meningkat 95,4% menjadi US$ 103,14 juta dari US$ 52,78 juta pada 2023. Peningkatan ini mencerminkan keberhasilan perusahaan dalam menjaga profitabilitas di tengah fluktuasi harga batu bara global.

Pendapatan perusahaan mengalami kenaikan sebesar 10,9%, mencapai US$ 326,8 juta dibandingkan US$ 294,67 juta pada tahun sebelumnya. Sejalan dengan itu, laba bersih setelah pajak tumbuh 49,85% menjadi US$ 40,15 juta dari US$ 26,8 juta pada 2023.

Direktur Keuangan KKGI, Agoes Soegiarto Soeparman, menyatakan bahwa pertumbuhan laba kotor hampir dua kali lipat ini merupakan hasil dari kedisiplinan operasional, efisiensi yang terus ditingkatkan, serta optimalisasi rantai pasokan.

“Rasio profitabilitas perusahaan juga mengalami penguatan signifikan,” ujar Agoes dalam keterangan tertulis, Senin (24/3).

Efisiensi dan Peningkatan Produksi

Gross profit margin KKGI meningkat dari 17,91% menjadi 31,56%, operational profit margin naik dari 12,97% menjadi 19,84%, dan net profit margin bertambah dari 9,10% menjadi 12,28%.

Dari sisi efisiensi, cash cost berhasil ditekan sebesar 17,4%, dari US$ 34,65 per metrik ton (MT) pada 2023 menjadi US$ 28,61 per MT pada 2024. Produksi batu bara KKGI mencapai 5,92 juta MT, meningkat 10,87% dari 5,34 juta MT pada tahun sebelumnya. Sementara itu, volume penjualan tumbuh lebih tinggi sebesar 19,27%, dari 5,24 juta MT pada 2023 menjadi 6,25 juta MT pada 2024.

Fundamental Keuangan yang Sehat

KKGI memperkuat fundamental keuangannya dengan rasio yang semakin sehat:

  • Return on Assets (ROA) meningkat dari 13,37% menjadi 19,21%.
  • Return on Equity (ROE) naik dari 19,24% menjadi 24,96%.
  • Debt to Equity Ratio (DER) turun signifikan dari 3,82% menjadi 1,66%.

Agoes menegaskan bahwa pengelolaan keuangan yang hati-hati telah memperkuat posisi perusahaan untuk terus bertumbuh tanpa beban utang yang berlebihan.

Target dan Ekspansi 2025

Memasuki tahun 2025, KKGI menargetkan produksi dan penjualan sebesar 5,85 juta MT, dengan kontribusi dari:

  • PT Insani Baraperkasa: 4,85 juta MT.
  • PT Loa Haur: 0,99 juta MT.

Untuk mendukung pencapaian ini, PT Loa Haur telah menyelesaikan pengembangan stockpile seluas tiga hektar, mempercepat pembangunan infrastruktur, serta menambah jumlah kontraktor tambang.

Selain itu, KKGI bersama PT Trans Power Marine Tbk (TPMA) membentuk perusahaan patungan PT Trans Bahtera Pioneer (TBP) dengan modal awal sebesar Rp 51,5 miliar guna meningkatkan efisiensi transportasi batu bara.

Komitmen Keberlanjutan dan Diversifikasi

KKGI juga berupaya melakukan diversifikasi usaha dan meningkatkan keberlanjutan melalui:

  • Pembangunan fasilitas pengolahan sampah melalui PLTM Cicatih.
  • Kerja sama perdagangan karbon antara PT Bias Petrasia Persada dan International Renewable Energy Certificate (I-REC) untuk periode 2024–2029.
  • Ekspansi properti melalui RAIN REALTY, termasuk pembukaan Marketing Gallery di Handil Bakti, Kota Samarinda, dan pengembangan lahan lebih dari 3.000 hektar di Samarinda dan Kutai Kartanegara.

Dengan keuangan yang solid, efisiensi operasional yang terbukti, serta strategi ekspansi yang matang, KKGI optimistis dapat terus menciptakan nilai tambah bagi para pemegang saham di masa mendatang.

Ikuti media sosial kami untuk update terbaru

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Grafik tidak tersedia karena JavaScript dinonaktifkan di browser Anda.
×

Selamat Datang

Masuk untuk komentar & diskusi.

Lupa Password?

Password dikirim ke email.

Exit mobile version