BisnisPerdagangan & Industri

PTBA Perluas Ekspor Batu Bara Hadapi Dampak Tarif AS

65
PTBA Perluas Ekspor Batu Bara Hadapi Dampak Tarif AS
PT Bukit Asam waspadai dampak tarif tinggi AS ke China dan perluas pasar ekspor batu bara ke Asia Tenggara dan Timur.

Bukit Asam Perluas Pasar Ekspor Batu Bara Hadapi Tekanan Global

JAKARTA, BursaNusantara.com – Dampak kebijakan tarif tinggi Amerika Serikat terhadap China turut memukul permintaan energi global, termasuk batu bara dari Indonesia yang selama ini memasok kebutuhan industri Negeri Tirai Bambu.

Direktur Utama PT Bukit Asam Tbk (IDX:PTBA), Arsal Ismail, menegaskan bahwa efek domino dari tarif AS menyebabkan pelemahan kinerja industri China.

Kebijakan Presiden AS kala itu, Donald Trump, masih memberi jejak panjang terhadap perdagangan internasional dan kini dirasakan pada rantai industri global.

Dampak Terhadap Konsumsi Energi Industri China

Arsal menyampaikan bahwa ekspor China ke AS mengalami tekanan berat akibat tarif tinggi tersebut.

China yang merupakan salah satu tujuan utama ekspor batu bara Indonesia, kini mengalami pelemahan aktivitas industrinya.

Hal ini berdampak langsung pada permintaan energi, terutama dari batu bara, yang digunakan sebagai sumber utama pembangkit di banyak pabrik China.

“Kalau pertumbuhan industri atau ekonominya (China) menurun, pabrik-pabriknya juga otomatis mengurangi penggunaan batu bara,” ungkap Arsal dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (12/6/2025).

Menurutnya, konsumsi energi yang turun akan berdampak pada volume ekspor batu bara nasional, terutama ke pasar-pasar utama seperti China.

Strategi Perluasan Pasar Ekspor PTBA

Menghadapi tekanan tersebut, PTBA segera melakukan strategi diversifikasi pasar ekspor batu bara.

Selain mempertahankan pangsa di China dan India, PTBA kini mengincar pasar lain yang dinilai potensial dan strategis di kawasan Asia.

“Kami sudah melakukan perluasan pasar ke Vietnam, Thailand, kemudian ke Korea, ada sedikit ke Jepang,” tutur Arsal.

Langkah ini dilakukan melalui pemantauan tren pasar global yang dinamis dan penyesuaian strategi ekspor yang fleksibel.

Target Produksi dan Penjualan Tahun 2025

PTBA tetap mematok target ambisius di tengah tantangan global, dengan rencana produksi batu bara sebesar 50,05 juta ton pada 2025.

Untuk sisi penjualan, perusahaan menargetkan distribusi sebanyak 50,09 juta ton ke berbagai negara tujuan.

Upaya ini dilakukan dengan analisis mendalam terhadap situasi pasar dan manuver antisipatif atas fluktuasi geopolitik dan ekonomi global.

Fokus Pasar Energi di Kawasan Asia

Negara-negara Asia Tenggara dan Asia Timur menjadi tumpuan utama ekspansi ekspor batu bara PTBA saat ini.

Dengan kondisi geografis yang dekat dan kebutuhan energi yang tinggi, kawasan ini menjadi pasar logis dan berkelanjutan bagi perusahaan.

Thailand dan Vietnam menunjukkan peningkatan konsumsi batu bara seiring pertumbuhan industri mereka.

Sementara Jepang dan Korea masih menjadi konsumen signifikan meski dengan porsi lebih kecil dibandingkan China dan India.

PTBA Andalkan Fleksibilitas Hadapi Geopolitik

Dalam menghadapi tekanan dari dampak kebijakan luar negeri negara besar seperti AS, PTBA mengandalkan fleksibilitas dan kesiapan skenario ekspor.

Perusahaan tidak lagi menggantungkan diri pada satu atau dua negara tujuan ekspor semata.

Diversifikasi pasar ekspor menjadi kunci untuk menjaga kinerja keuangan dan operasional tetap stabil.

“PTBA tentunya konsisten ekspor kami tidak hanya ke Cina, ke India,” tegas Arsal, menandaskan bahwa strategi ekspansi ini adalah bagian dari mitigasi risiko jangka panjang.

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Grafik tidak tersedia karena JavaScript dinonaktifkan di browser Anda.
×

Selamat Datang

Masuk untuk komentar & diskusi.

Lupa Password?

Password dikirim ke email.

Exit mobile version