Geser Kebawah
Aksi KorporasiHeadlinePasar

Resmi Bank Victoria Syariah Diakuisisi BTN (BBTN) 100%

118
×

Resmi Bank Victoria Syariah Diakuisisi BTN (BBTN) 100%

Sebarkan artikel ini
resmi bank victoria syariah diakuisisi btn (bbtn) 100% kompres
BTN akan mengakuisisi 100% saham Bank Victoria Syariah, langkah strategis memperkuat layanan perbankan syariah di Indonesia.

JAKARTA, BursaNusantara.com – PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), atau yang lebih dikenal sebagai BTN, baru-baru ini mengumumkan rencana besar untuk mengakuisisi 100% saham PT Bank Victoria Syariah (BVIC).

Langkah strategis ini bertujuan untuk meningkatkan layanan perbankan syariah yang selama ini telah disediakan oleh unit usaha syariah BTN.

Sponsor
Iklan

Rencana Akuisisi BTN terhadap BVIC

Dalam ringkasan rancangan pengambilalihan yang dipublikasikan pada Senin (20/1/2025), BTN menyatakan bahwa akuisisi ini akan dilakukan dengan cara membeli hingga 100% dari seluruh modal yang ditempatkan dan disetor penuh dalam BVIC.

Saat ini, saham BVIC dimiliki oleh beberapa pemegang saham utama, yaitu:

  • PT Victoria Investama Tbk (VICO): 80,18%
  • PT Bank Victoria International Tbk (BVIC): 19,80%
  • Balai Harta Peninggalan Jakarta: 0,0016%

Langkah ini sepenuhnya tunduk pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, sesuai dengan penjelasan manajemen BTN.

Tujuan Strategis Akuisisi

Akuisisi ini merupakan bagian dari strategi anorganik BTN untuk memperkuat posisinya di industri perbankan syariah. Berikut adalah beberapa tujuan utama yang ingin dicapai BTN melalui akuisisi ini:

  1. Meningkatkan Layanan Perbankan Syariah: Dengan mengakuisisi BVIC, BTN berencana membentuk bank umum syariah yang dapat memberikan layanan lebih baik kepada masyarakat. Hal ini sejalan dengan Undang-Undang No. 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah dan Undang-Undang No. 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan.
  2. Integrasi Bisnis yang Efisien: Status BVIC sebagai bank dalam Kelompok Bank Berdasarkan Modal Inti (KBMI) 1 memungkinkan BTN melakukan integrasi bisnis yang lebih mudah. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat posisi BVIC di industri perbankan nasional.
  3. Pengembangan Unit Usaha Syariah BTN: Setelah akuisisi, unit usaha syariah BTN akan dipisahkan dan diintegrasikan ke dalam BVIC. Hal ini memungkinkan unit usaha syariah BTN memanfaatkan sinergi dengan aset-aset besar BTN, dukungan BUMN, dan reputasi top of mind dalam Kredit Pemilikan Rumah (KPR).
  4. Peningkatan Kapasitas BVIC: Dengan dukungan BTN, BVIC dapat memperluas layanan perbankan syariahnya, meningkatkan daya saing, dan memperkuat kontribusi terhadap industri perbankan nasional.

Dampak Akuisisi terhadap Industri Perbankan Syariah

Akuisisi ini diproyeksikan akan membawa dampak signifikan bagi pengembangan perbankan syariah di Indonesia. Berikut adalah beberapa potensi dampaknya:

  • Ekspansi Layanan Syariah: BVIC dapat memperluas jangkauan layanan syariah ke berbagai segmen masyarakat, termasuk sektor mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang membutuhkan akses pembiayaan berbasis syariah.
  • Peningkatan Daya Saing Nasional: Dengan integrasi ini, BVIC memiliki peluang untuk menjadi salah satu bank syariah terkemuka di Indonesia, meningkatkan daya saingnya baik di tingkat nasional maupun regional.
  • Optimisasi Operasional: Dukungan dari BTN memungkinkan BVIC meningkatkan efisiensi operasionalnya, memanfaatkan teknologi modern, dan memberikan layanan yang lebih baik kepada nasabah.

Prospek Ke Depan

Manajemen BTN optimistis bahwa langkah akuisisi ini akan membawa manfaat besar bagi kedua belah pihak. Dengan pengalaman BTN dalam industri perbankan dan fokusnya pada sektor perumahan, BVIC diharapkan dapat tumbuh lebih pesat dan memberikan kontribusi signifikan bagi perkembangan industri perbankan syariah nasional.

Akuisisi ini juga sejalan dengan visi BTN untuk menjadi bank pilihan utama dalam layanan perbankan syariah, khususnya di segmen perumahan. Dengan dukungan sinergi antara BTN dan BVIC, keduanya diharapkan mampu menciptakan inovasi baru yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia akan layanan perbankan syariah yang andal dan berkualitas.

Langkah akuisisi BVIC oleh BTN merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat posisi perbankan syariah di Indonesia. Dengan integrasi ini, BTN tidak hanya memperluas portofolio layanannya tetapi juga membuka peluang baru untuk mempercepat pertumbuhan sektor perbankan syariah nasional.

Ikuti media sosial kami untuk update terbaru

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.