Aksi KorporasiHeadlinePasar

Rights Issue BNBR: Terbitkan 86,7 Miliar Saham demi Bayar Utang

81
Rights Issue BNBR Terbitkan 86,7 Miliar Saham demi Bayar Utang
BNBR gelar rights issue 86,7 miliar saham untuk bayar utang Rp4,36 T. Cek rasio 2:1, efek dilusi 33%, dan jadwal cum right di BursaNusantara.com!

Restrukturisasi Permodalan Bakrie Group Melalui Skema PMHETD

JAKARTA, BursaNusantara.com – PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) resmi mengumumkan detail rencana penambahan modal melalui skema hak memesan efek terlebih dahulu atau Rights Issue BNBR.

Perseroan akan menerbitkan sebanyak 86,7 miliar saham biasa seri E berdasarkan prospektus tambahan yang dirilis pada Jumat (6/3/2026).

Langkah korporasi ini sebelumnya telah mendapatkan persetujuan dari para pemegang saham dalam rapat luar biasa pada akhir Februari lalu.

Penambahan modal ini merupakan bagian dari mandat penerbitan total 90 miliar saham baru yang telah disepakati oleh para pemodal.

Struktur Rasio dan Potensi Dilusi Kepemilikan Saham

Rasio pelaksanaan Rights Issue BNBR ditetapkan sebesar 2:1 bagi seluruh pemegang saham yang tercatat secara resmi.

Setiap pemilik dua lembar saham lama berhak mendapatkan satu hak memesan efek terlebih dahulu yang dapat dieksekusi menjadi saham baru.

Pemegang saham yang memilih untuk tidak melaksanakan haknya akan mengalami penurunan persentase kepemilikan atau dilusi sebanyak 33,33 persen.

Berdasarkan penetapan rasio tersebut, sejumlah entitas besar seperti Port Fraser International Ltd dan Fountain City Investment Ltd akan mendapatkan jatah hak dalam jumlah jumbo.

Port Fraser dijadwalkan menerima 21,07 miliar hak, sementara Fountain City menyusul dengan perolehan 19,22 miliar unit hak memesan efek.

Pemegang saham lainnya meliputi UOB Kay Hian Pte Ltd, Eurofa Capital Investment Ltd, serta Levoca Enterprise Ltd dengan porsi yang bervariasi.

Meskipun daftar penerima telah dipetakan, perseroan belum memberikan keterangan pasti mengenai kepastian seluruh pihak tersebut dalam menebus hak mereka.

Manajemen telah memastikan kehadiran pembeli siaga yang akan menyerap seluruh sisa saham jika terdapat hak yang tidak dieksekusi oleh pemodal lama.

Alokasi Dana untuk Pelunasan Utang Strategis

Seluruh dana hasil aksi korporasi Rights Issue BNBR akan dialokasikan secara khusus untuk memperbaiki struktur keuangan dan melunasi kewajiban entitas anak.

Sebanyak Rp4,36 triliun akan digunakan oleh PT Bakrie Toll Indonesia untuk membayar utang kepada Hartman International Pte Ltd dan PT Bank Nationalnobu Tbk.

Kewajiban kepada Hartman International tercatat sebesar Rp3,66 triliun, sedangkan utang kepada Bank Nobu mencapai angka Rp700 miliar.

Perseroan juga mengalokasikan dana sebesar Rp1,09 triliun untuk melunasi pinjaman kepada PT Bank Mayapada International Tbk.

Pembangunan fasilitas rest area di Tol Cibitung-Cimanggis melalui PT Cimanggis Cibitung Tollways akan mendapatkan kucuran dana sebesar Rp300 miliar.

Sisa dana yang terhimpun setelah pelunasan kewajiban tersebut akan dimanfaatkan oleh perseroan sebagai modal kerja operasional.

Estimasi Harga Pelaksanaan dan Jadwal Bursa

Manajemen belum mengumumkan harga pelaksanaan secara resmi, namun kalkulasi berdasarkan penggunaan dana menunjukkan angka di kisaran Rp66 per saham.

Nilai estimasi tersebut terpantau berada jauh di bawah harga pasar reguler saham BNBR yang saat ini diperdagangkan pada level Rp155.

Jadwal indikatif yang diterbitkan menunjukkan bahwa tanggal perdagangan saham dengan hak atau cum right akan berakhir pada 20 Mei 2026.

Proses pencatatan saham baru hasil pemesanan tersebut direncanakan mulai dilakukan pada lantai bursa per 26 Mei 2026.

Kejelasan mengenai harga final diperkirakan akan segera diinformasikan kepada publik melalui dokumen prospektus final dalam waktu dekat.

Lihat berita terbaru lainnya di Google Berita | Bursa Nusantara

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Grafik tidak tersedia karena JavaScript dinonaktifkan di browser Anda.
×

Selamat Datang

Masuk untuk komentar & diskusi.

Lupa Password?

Password dikirim ke email.

Exit mobile version