BisnisEnergi

Robby Adijaya Tambah Saham WOWS Jadi 11,34%

80
Robby Adijaya Tambah Saham WOWS Jadi 11,34%
Robby Adijaya tingkatkan kepemilikan saham PT Ginting Jaya Energi Tbk (WOWS) menjadi 11,34% usai membeli hampir 10 juta lembar sepanjang Mei 2025.

Robby Adijaya Tingkatkan Kepemilikan di Ginting Jaya Energi

JAKARTA, BursaNusantara.com – Robby Adijaya resmi meningkatkan porsi kepemilikan sahamnya di PT Ginting Jaya Energi Tbk (IDX:WOWS) sepanjang bulan Mei 2025.

Ia melakukan aksi beli sebanyak 9.898.800 lembar saham dalam periode 1 hingga 31 Mei 2025.

Harga pembelian dilakukan pada level Rp49 per saham secara langsung di pasar reguler.

Dengan transaksi tersebut, kepemilikan saham Robby bertambah signifikan menjadi 11,34 persen.

Total saham yang dikuasainya kini mencapai 280.674.400 lembar saham.

Tujuan Investasi Langsung dan Penambahan Strategis

Dalam keterangannya pada Senin (16/6/2025), Robby menyebutkan bahwa aksi beli ini murni untuk investasi.

Ia menyatakan, “Tujuan dari transaksi ini adalah untuk Investasi dengan kepemilikan saham langsung.”

Hal ini menunjukkan komitmen jangka panjangnya terhadap emiten sektor energi tersebut.

Robby tidak mengindikasikan adanya aksi spekulatif dalam pembelian saham ini.

Kepemilikan langsung seperti ini biasanya menandakan keyakinan terhadap prospek perusahaan.

Kepemilikan Sebelumnya dan Kenaikan Signifikan

Sebelum transaksi ini, Robby Adijaya tercatat memiliki 270.775.600 lembar saham WOWS.

Jumlah itu setara dengan 10,94 persen dari total saham yang beredar saat itu.

Artinya, terdapat penambahan 0,4 persen porsi kepemilikan saham hanya dalam satu bulan.

Hal ini merupakan langkah konsisten Robby dalam memperbesar pengaruhnya di tubuh emiten energi ini.

Selisih akumulasi sebesar hampir 10 juta lembar saham menandakan strategi akumulasi bertahap.

Dampak Terhadap Struktur Pemegang Saham

Dengan kepemilikan 11,34 persen, Robby kini menjadi salah satu pemegang saham signifikan di WOWS.

Dominasi kepemilikan ini memperkuat posisinya dalam struktur pengendalian saham.

Meski belum masuk kategori pengendali, posisinya cukup strategis dalam pengambilan keputusan.

Peningkatan porsi juga dapat memengaruhi persepsi pasar terhadap saham ini ke depannya.

Investor biasanya memperhatikan aksi akumulasi dari pihak internal atau pemegang besar.

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Grafik tidak tersedia karena JavaScript dinonaktifkan di browser Anda.
×

Selamat Datang

Masuk untuk komentar & diskusi.

Lupa Password?

Password dikirim ke email.

Exit mobile version