Geser Kebawah
PasarSaham

Saham ADMR Tembus Sinyal Marubozu, Ini Target Ina Sekuritas

132
×

Saham ADMR Tembus Sinyal Marubozu, Ini Target Ina Sekuritas

Sebarkan artikel ini
Saham ADMR Tembus Sinyal Marubozu, Ini Target Ina Sekuritas
Saham ADMR milik Boy Thohir cetak candle marubozu disertai lonjakan volume, Ina Sekuritas prediksi penguatan ke Rp1.145 jika mampu tembus resistance kunci.

JAKARTA, BursaNusantara.com – Analisis teknikal dari PT Ina Sekuritas Indonesia menunjukkan sinyal kuat pergerakan saham PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR), emiten tambang milik Boy Thohir yang tengah mencuri perhatian pasar.

Saham ADMR, yang beroperasi di sektor tambang batubara metalurgi, menunjukkan tren penguatan seiring lonjakan harga komoditas energi global, khususnya batubara.

Sponsor
Iklan

Ina Sekuritas mencatat bahwa harga batubara acuan menguat sebesar 2,32% pada penutupan perdagangan 22 Juli 2025, memberikan sentimen positif pada sektor tambang.

Pergerakan teknikal saham ADMR pada Rabu (23/7) membentuk pola candle marubozu, disertai lonjakan volume transaksi yang signifikan.

Pola ini biasanya mengindikasikan kekuatan dominasi pembeli dan berpotensi melanjutkan tren naik dalam jangka pendek hingga menengah.

Dalam catatannya, Ina Sekuritas menilai saham ADMR berpotensi menguji level resistance di kisaran Rp1.095 hingga Rp1.145 dalam beberapa sesi ke depan.

Adapun area support terdekat berada di rentang Rp1.030 sampai Rp1.000, menjadi zona pertahanan utama jika terjadi aksi ambil untung oleh trader harian.

ADMR merupakan bagian dari grup besar Adaro Energy Indonesia, dengan wilayah konsesi pertambangan yang tersebar di Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah.

Sebagai anak usaha Adaro, ADMR memiliki positioning strategis di pasar batubara metalurgi yang tengah mendapat dorongan dari tren pembangunan infrastruktur dan permintaan logam dasar.

Lonjakan volume yang mengiringi candle marubozu menunjukkan minat beli institusional yang kuat, bukan sekadar pergerakan spekulatif ritel.

Ina Sekuritas menekankan bahwa penguatan saham ADMR didukung pula oleh struktur teknikal yang solid, seperti moving average yang mulai membentuk golden cross.

Hal ini menambah konfirmasi positif bahwa tren kenaikan masih relevan selama harga bertahan di atas support psikologis.

Kondisi ini menjadi menarik di tengah siklus bullish komoditas yang mulai kembali menunjukkan kekuatan pasca fase konsolidasi beberapa bulan terakhir.

ADMR menjadi salah satu saham tambang yang mulai dilirik kembali karena eksposurnya terhadap batubara metalurgi yang permintaannya cenderung stabil dibanding thermal coal.

Sementara itu, secara makro, prospek sektor batubara Indonesia kembali menguat seiring lonjakan permintaan dari India dan Cina yang masih menjadi pembeli utama.

Selain itu, kelonggaran pasokan global serta upaya restrukturisasi energi Eropa turut mendongkrak harga komoditas energi termasuk batubara logam.

Dalam ulasan Ina Sekuritas, momentum teknikal ADMR tidak hanya dilihat sebagai reli sesaat, tetapi berpotensi menjadi awal dari fase akumulasi jangka menengah.

Saham ADMR pun masuk radar pengamatan harian Ina Sekuritas dengan rating netral-positif dan potensi penyesuaian rekomendasi jika resistance tembus konsisten.

Selengkapnya, analisis grafik dan pembacaan indikator teknikal saham ADMR dapat disimak melalui tayangan video resmi Ina Sekuritas di kanal media sosial perusahaan.

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Tinggalkan Balasan