PasarSaham

Saham ASII Menguat, Investor Disarankan Waspada dan Cermat

122
Saham ASII Menguat, Investor Disarankan Waspada dan Cermat
Saham ASII direkomendasikan trading buy oleh KB Valbury Sekuritas dengan strategi masuk di harga koreksi. Cermati level support dan resistance.

Strategi Masuk Saham ASII di Tengah Volatilitas Tekanan Sektor

JAKARTA, BursaNusantara.com – Saham PT Astra International Tbk (IDX:ASII) masih jadi perhatian utama pelaku pasar pada awal pekan ini, Senin (2/6/2025), di tengah fluktuasi kinerja sektoral yang menekan.

Meski menampilkan penguatan mingguan, ASII tetap menghadapi sejumlah tekanan dari sektor bisnis utama, terutama alat berat dan otomotif.

KB Valbury Sekuritas menyarankan strategi trading buy bagi investor dengan target harga harian Rp4.940. Sementara itu, kisaran akumulasi disarankan pada rentang Rp4.780–Rp4.850.

Level Teknis dan Risiko Perdagangan Saham ASII

Secara teknikal, saham ASII kini berada dalam fase uji batas penting.

Level resistance ditetapkan di Rp4.940 dan support pada Rp4.780. Penembusan ke bawah support bisa memicu tekanan jual lebih dalam dengan titik stop loss di Rp4.620.

KB Valbury mengingatkan investor untuk mencermati dinamika pergerakan harga di sekitar zona support karena pelemahan di bawah itu berisiko mengubah arah tren jangka pendek.

Baca Juga: Saham BBRI Hingga ANTM Jadi Andalan Trading, PGAS Sorot karena Dividen

Hingga penutupan perdagangan Rabu (28/5), ASII naik 3,1% ke Rp4.850. Namun, sepanjang bulan Mei, saham ASII justru terkoreksi 0,8% dan turun 1% secara year to date.

Potensi Dividen dan Dampaknya pada Harga

Faktor lain yang sempat mendukung harga saham ASII adalah pembagian dividen final senilai Rp308 per saham atau total Rp12,46 triliun.

Namun, cum date pada 20 Mei dan ex date 21 Mei telah lewat, sehingga investor baru tidak lagi mendapatkan hak atas dividen tersebut. Pembayaran dijadwalkan pada 5 Juni 2025.

Efek musiman dividen sudah tercermin dalam pergerakan harga, dan kini investor kembali fokus pada prospek fundamental dan teknikal jangka pendek.

Evaluasi Kinerja Kuartal I-2025

Kinerja keuangan ASII pada kuartal I-2025 dinilai “sesuai ekspektasi” oleh analis KB Valbury, Akhmad Nurcahyadi.

Laba bersih ASII turun 7,1% secara tahunan (yoy), utamanya disebabkan oleh lesunya laba dari segmen otomotif serta tekanan signifikan dari divisi alat berat, pertambangan, konstruksi, dan energi (HEMCE).

Capaian laba tersebut masing-masing setara dengan 20,8% dari estimasi setahun penuh KB Valbury dan 21,5% dari proyeksi internal. Namun, itu masih sedikit di bawah konsensus pasar sebesar 23,8%.

Harapan Pemulihan dan Proyeksi Harga

KB Valbury memproyeksikan pemulihan volume penjualan mobil secara musiman setelah mengalami penurunan beruntun selama Maret dan April 2025.

Penurunan ini disebabkan oleh hari kerja yang lebih pendek saat Ramadan dan libur Idulfitri. Pada Maret, penjualan mobil turun 2% month-on-month (mom), sementara April merosot 28% mom.

Dengan asumsi pemulihan pada Mei dan Juni, KB Valbury tetap mempertahankan rekomendasi buy untuk saham ASII. Target harga berbasis metode sum of the parts (SOTP) ditetapkan di Rp5.850.

Valuasi Saham: Apakah Masih Menarik?

Valuasi saat ini dinilai menarik oleh KB Valbury. Saham ASII diperdagangkan pada price to earnings ratio (P/E) 2025 sebesar 6,1 kali.

Angka ini berada sedikit di atas level rata-rata -1 standar deviasi (SD) historisnya yang sebesar 5,3 kali. Namun, tetap di bawah estimasi wajar 7,3 kali berdasarkan target harga.

Dengan demikian, ruang kenaikan teknikal masih terbuka jika tekanan sektoral bisa diredam, sementara investor jangka pendek perlu mengatur posisi masuk dan keluar dengan cermat sesuai batas teknikal yang sudah ditetapkan.

Aktif membaca grafik, sigap menyikapi sinyal. Momentum bukan untuk ditunggu, tetapi diciptakan.

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Grafik tidak tersedia karena JavaScript dinonaktifkan di browser Anda.
×

Selamat Datang

Masuk untuk komentar & diskusi.

Lupa Password?

Password dikirim ke email.

Exit mobile version