JAKARTA, BursaNusantara.com – Saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), milik konglomerat Prajogo Pangestu, terus menunjukkan tren positif di pasar modal. Pada perdagangan Jumat, 10 Januari 2025, saham BREN naik 2,20% dan ditutup di harga Rp 10.450 per lembar. Total transaksi saham ini mencapai 16,32 juta lembar dengan frekuensi perdagangan 9.934 kali dan nilai transaksi Rp 169,48 miliar.
Investor asing tampak semakin tertarik dengan saham BREN, membukukan net buy sebesar Rp 24,9 miliar dari total transaksi beli asing senilai Rp 88,7 miliar. Dalam tiga bulan terakhir, saham ini telah melesat 60,15%, dan dalam sebulan terakhir melonjak hingga 23,67%.
Potensi Sentuh Harga Tertinggi Sepanjang Masa (ATH)
Analis pasar saham Mohamad Ali dari NusantaraOfficial.id menyarankan para pemegang saham BREN untuk tetap mempertahankan posisi mereka. Ia memperkirakan harga saham ini memiliki potensi mencapai level tertinggi sepanjang masa atau all-time high (ATH) baru di Rp 12.000.
“BREN menjadi emiten dengan kapitalisasi pasar nomor satu di Indonesia. Untuk teman-teman yang sudah punya saham ini, saran saya tetap hold karena ada kemungkinan harga akan menembus ATH di Rp 12.000,” ungkap Ali , Jumat (10/1/2025).
Sebagai catatan, saham BREN pernah menyentuh ATH sebelumnya di level Rp 12.200 pada 17 Mei 2024. Tren positif saat ini menunjukkan peluang besar untuk kembali ke level tersebut dalam waktu dekat.
Potensi Masuk Indeks Global
Head of Investment Specialist Maybank Sekuritas Indonesia, Fath Aliansyah Budiman, menilai saham BREN memiliki peluang besar untuk masuk ke indeks global seperti MSCI dan FTSE. Hal ini akan memberikan dampak signifikan terhadap volatilitas harga saham di pasar.
“Biasanya sebelum nama saham masuk indeks global seperti MSCI atau FTSE, akan ada pergerakan besar di bulan-bulan sebelumnya. Dengan pola seperti tahun lalu, kita bisa melihat potensi tinggi di saham BREN selama Januari,” ujar Fath dalam video YouTube Maybank Sekuritas baru-baru ini.
Menurut Verdhana MSCI Preview, untuk bisa masuk ke indeks MSCI, saham BREN perlu mencatatkan harga di atas Rp 11.100 dengan free-float minimal 3%. Jika ini tercapai, peluang BREN masuk indeks global semakin terbuka lebar.
Pilihan Strategis untuk Investor
Bagi investor, saham BREN dinilai sebagai salah satu opsi menarik di awal tahun 2025. Proyeksi positif terkait harga saham, didukung potensi masuknya ke indeks global, memberikan daya tarik tambahan bagi para pelaku pasar.
Selain itu, tren diversifikasi portofolio global dari investor institusi semakin menguatkan peluang saham ini menjadi salah satu andalan dalam portofolio mereka. Dengan momentum yang ada, saham BREN diyakini mampu memberikan keuntungan yang signifikan, baik untuk strategi trading jangka pendek maupun investasi jangka panjang.
Saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) menjadi salah satu emiten yang paling menarik perhatian di awal tahun 2025. Dengan kenaikan harga yang konsisten, potensi mencapai ATH baru di Rp 12.000, serta peluang masuk indeks global seperti MSCI, saham ini memberikan prospek cerah bagi investor.
Bagi Anda yang sudah memegang saham BREN, ini saatnya mempertahankan posisi dan terus memantau perkembangan harga. Jangan sampai melewatkan peluang emas dari saham ini!
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.







