JAKARTA, BursaNusantara.com – PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ) mencatatkan kinerja impresif di bursa sejak melantai pada 11 November 2024. Pada perdagangan Kamis (16/1/2025), saham DAAZ melonjak 18,61% ke level Rp 6.850, bahkan sempat menyentuh angka tertinggi Rp 6.925. Dengan harga IPO sebesar Rp 880 per saham, nilai ini menunjukkan kenaikan fantastis sebesar 678,41%.
Dalam sesi perdagangan tersebut, sebanyak 18,07 juta saham DAAZ diperdagangkan dengan frekuensi transaksi mencapai 10.882 kali dan nilai transaksi menembus Rp 111,17 miliar. Investor asing pun menunjukkan minat tinggi dengan mencatatkan net buy senilai Rp 18,2 miliar dari total nilai pembelian asing sebesar Rp 28 miliar.
Strategi Ekspansi dan Diversifikasi
Direktur Utama DAAZ, Mahar Atanta, mengungkapkan bahwa strategi perusahaan ke depan berfokus pada diversifikasi usaha dan ekspansi layanan di sektor pertambangan. Langkah ini sejalan dengan program hilirisasi dan industrialisasi yang dicanangkan pemerintah.
“Kami ingin terus mendorong dan mengembangkan rencana diversifikasi ini dengan dukungan integrasi dari pemerintah,” ujar Mahar dalam pernyataannya pada November 2024.
Mahar menegaskan bahwa DAAZ tidak hanya bertindak sebagai kontraktor tambang. Perusahaan juga memperluas layanan, termasuk survei lapangan, pemetaan kualitas, dan eksplorasi sumber daya. “Strategi ini dirancang untuk memberikan nilai tambah lebih besar kepada para mitra, baik di dalam negeri maupun internasional,” tambahnya.
Pilar Bisnis DAAZ
DAAZ mengandalkan tiga pilar utama dalam operasional bisnisnya:
- Perdagangan Komoditas Perdagangan bijih nikel, batu bara, dan bahan bakar solar menjadi kontributor utama pendapatan perusahaan, mencapai sekitar 20% dari total pendapatan.
- Jasa Pertambangan Layanan ini meliputi pengelolaan tambang, pengangkutan hasil tambang, dan konsultasi teknis.
- Jasa Angkutan Sebagai pendukung sektor pertambangan, jasa angkutan memastikan efisiensi dalam distribusi hasil tambang.
Respon Pasar dan Prospek ke Depan
Analis pasar menilai lonjakan harga saham DAAZ mencerminkan optimisme investor terhadap prospek perusahaan di sektor pertambangan. Dukungan kebijakan pemerintah dalam hilirisasi mineral juga menjadi faktor pendorong kinerja positif perusahaan ini.
“Dengan fokus pada diversifikasi usaha dan ekspansi layanan, DAAZ memiliki peluang besar untuk menjadi pemain utama di sektor pertambangan,” ujar seorang analis senior di bursa efek.
Investor perlu mencermati perkembangan selanjutnya, terutama implementasi strategi diversifikasi dan kontribusi pilar-pilar bisnis DAAZ terhadap pertumbuhan pendapatan perusahaan. Di tengah volatilitas pasar, saham DAAZ menjadi salah satu pilihan menarik bagi investor yang ingin memanfaatkan momentum pertumbuhan di sektor pertambangan.
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.








