Geser Kebawah
PasarSaham

Saham DATA Terbang Tinggi, BEI Keluarkan UMA

209
×

Saham DATA Terbang Tinggi, BEI Keluarkan UMA

Sebarkan artikel ini
Saham DATA Meledak, BEI Keluarkan Peringatan UMA
Saham PT Remala Abadi Tbk (DATA) melesat 67% sebulan terakhir, dipicu akuisisi Grup Djarum, hingga BEI keluarkan peringatan UMA. Investor diminta waspada.

Lonjakan Saham DATA Jadi Sorotan

JAKARTA, BursaNusantara.com – Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan unusual market activity (UMA) atas saham PT Remala Abadi Tbk (DATA) pada Jumat (22/8/2025) setelah reli harga yang tak lazim.

Dalam dua hari berturut, saham DATA menguat ekstrem, naik 24,54% pada Rabu (20/8/2025) dan 25% di Kamis (21/8/2025) yang membuatnya auto reject atas (ARA).

Sponsor
Iklan

Awal sesi Jumat (22/8/2025), saham DATA tetap melaju 5,42% ke Rp3.060 per pukul 09.17 WIB meski status UMA diumumkan BEI.

Selama sebulan terakhir, lonjakan akumulatif saham DATA mencapai sekitar 67% yang membuat pasar menaruh perhatian serius.

BEI menegaskan masih mencermati pola transaksi DATA guna memastikan tidak ada praktik manipulasi yang berisiko merugikan investor.

Akuisisi Grup Djarum Picu Spekulasi

Kenaikan DATA tak bisa dilepaskan dari akuisisi besar yang terjadi pada 30 April 2025 ketika Grup Djarum melalui PT Iforte Solusi Infotek mengambil alih 40% saham DATA.

Iforte sendiri merupakan anak usaha PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR), salah satu raksasa infrastruktur telekomunikasi milik Grup Djarum.

Masuknya Grup Djarum dinilai pasar sebagai sinyal positif yang memperkuat prospek bisnis DATA di sektor teknologi dan layanan data.

Spekulasi investor semakin kencang bahwa DATA berpotensi menjadi bagian dari konsolidasi besar jaringan telekomunikasi Grup Djarum.

Dengan latar belakang itu, lonjakan harga saham DATA dianggap bukan sekadar euforia sesaat, melainkan reaksi atas perubahan fundamental kepemilikan.

Analisis Galeri Saham: Tren Masih Kuat

Galeri Saham dalam ulasannya pada Jumat (22/8/2025) menegaskan reli DATA sudah mencapai target major di level 2.730.

Mereka melihat saham ini masih punya potensi untuk melanjutkan kenaikan menuju target minor di 3.100 dan bahkan ke level lebih tinggi di 3.840.

Investor ritel pun semakin agresif masuk setelah dua kali berturut saham DATA menembus batas ARA, memperlihatkan minat pasar yang besar.

Meski begitu, rekomendasi tetap menekankan pentingnya kewaspadaan karena status UMA membuat volatilitas bisa lebih tajam.

Tekanan aksi ambil untung berpotensi muncul kapan saja sehingga manajemen risiko menjadi kunci dalam mengambil keputusan di saham DATA.

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.