Aksi KorporasiHeadlinePasar

Saham Emiten Bakrie & Salim Melonjak, Investor Berebut

185
saham emiten bakrie dan salim melonjak investor berebut kompres
Saham Grup Bakrie & Salim seperti BUMI, BRMS, dan DEWA melonjak pada sesi I perdagangan 2 Januari 2025. Aksi korporasi DEWA dengan private placement menarik perhatian investor.

Jakarta, BursaNusantara.com – Saham emiten dari Grup Bakrie dan Salim mencuri perhatian di sesi I perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis, 2 Januari 2025. Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), dan PT Darma Henwa Tbk (DEWA) menunjukkan penguatan signifikan.

BUMI mencatat lonjakan harga sebesar 6,78% ke level Rp 126 per saham, BRMS naik 13,9% menjadi Rp 392, dan DEWA menguat 7,21% ke Rp 119 pada akhir sesi. Saham-saham ini menjadi incaran investor berkat prospek cerah yang ditawarkan oleh aksi korporasi terbaru.

Private Placement Darma Henwa (DEWA)
Salah satu perhatian utama investor tertuju pada rencana private placement DEWA yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Perusahaan ini berencana menerbitkan 17,2 miliar saham baru dengan harga Rp 65 per lembar untuk mengonversi utang sebesar Rp 1,1 triliun.

Langkah ini bertujuan memperbaiki struktur keuangan DEWA. Berdasarkan ulasan Stockbit Sekuritas, rasio utang terhadap ekuitas (liability-to-equity ratio) yang sebelumnya berada di level 1,32x diproyeksikan membaik menjadi 0,73x setelah aksi ini selesai. Namun, efek dilusi dari langkah ini mencapai 44%.

Kreditur Utama dan Kepemilikan Baru
Ada dua pihak utama yang akan berpartisipasi dalam private placement ini:

  1. PT Madhani Talatah Nusantara (MTN) – Kreditur utama dari pos utang usaha DEWA sebesar Rp 757 miliar.
  2. PT Andhesti Tungkas Pratama (ATP) – Kreditur dari pos utang lain-lain senilai Rp 358,9 miliar.

Setelah aksi korporasi ini, MTN akan menguasai 29,8% saham DEWA, sementara ATP akan memegang 14,2%. Sebelumnya, kedua pihak ini tidak memiliki kepemilikan di DEWA.

Rapat Umum Pemegang Saham
Rencana private placement DEWA akan dibahas dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 13 Februari 2025. Jika disetujui, aksi korporasi ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan DEWA secara berkelanjutan.

Saham Emiten Bakrie & Salim Melonjak, Investor Berebut

Momentum Saham BUMI dan BRMS
Selain DEWA, BUMI dan BRMS juga menunjukkan performa kuat di pasar. Kinerja BUMI yang stabil dan prospek BRMS dalam sektor tambang menjadi daya tarik tambahan bagi para investor.

Saham-saham Grup Bakrie dan Salim kini menjadi sorotan utama di awal tahun 2025, menunjukkan optimisme pasar terhadap sektor tambang dan energi.

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Grafik tidak tersedia karena JavaScript dinonaktifkan di browser Anda.
×

Selamat Datang

Masuk untuk komentar & diskusi.

Lupa Password?

Password dikirim ke email.

Exit mobile version