JAKARTA, BursaNusantara.com – Pada perdagangan Selasa (21/1/2025), saham PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) kembali mencatat penurunan signifikan.
Pada pukul 14.10 WIB, harga saham PANI berada di level Rp 14.400, terkoreksi 7,10% dibandingkan penutupan sebelumnya.
Volume transaksi mencapai 21,59 juta saham, dengan frekuensi transaksi sebanyak 26.947 kali dan nilai total transaksi menyentuh Rp 320 miliar.
Penurunan ini melanjutkan tren merah yang mendominasi kinerja saham emiten properti ini selama sepekan terakhir, di mana harga saham melemah hingga 13%.
Padahal, pada 11 Desember 2024, saham PANI sempat mencatatkan harga tertinggi di level Rp 19.100.
Analisis Pergerakan Saham PANI
Menurut Andry Hakim, seorang investor terkenal sekaligus founder Stockwise, koreksi ini adalah bagian dari dinamika pasar.
Dalam wawancaranya di TTalks Sucor Securitas pada 16 Januari 2025, Andry mengungkapkan bahwa dirinya masih mempertahankan kepemilikan saham PANI meskipun sedang mengalami koreksi. “Kalau saya sendiri pribadi masih hold ya.
Cuma belakangan ini dia lagi koreksi. Tapi kalau saya masih hold. Kalau menurut saya masih bagus. Cuma harus sabar,” ujarnya.
Andry menjelaskan bahwa pola pergerakan saham PANI memiliki karakteristik tertentu. “Tahun lalu, PANI dari Januari sampai Agustus bergerak sideways.
Lalu di Agustus langsung naik 300%. Sekarang pun polanya mirip, dia sedang dalam fase sideways. Begitu bergerak, biasanya kenaikannya signifikan, seperti naga yang sedang tidur lalu tiba-tiba terbang,” tambahnya.
Potensi Saham PANI
Lebih lanjut, Andry optimistis terhadap prospek saham PANI, terutama karena potensi pertumbuhan lahan yang masih luas.
“PANI kalau menurut saya masih ada room to grow karena lahannya masih gede sedangkan yang dimanfaatkan baru sekitar 2.000 hektare,” jelasnya.
Pernyataan Andry tersebut mencerminkan optimisme terhadap emiten properti ini meskipun sahamnya tengah berada di zona merah. Ia bahkan mengakui telah mencetak keuntungan hingga 3.000% atau 30 kali lipat dari saham PANI. “Jadi saya di PANI 3.000% atau 30 kali lipat. Contoh yang jadi,” imbuhnya.
Tantangan dan Peluang
Meskipun optimisme terhadap saham PANI cukup tinggi, investor perlu berhati-hati dalam menghadapi volatilitasnya.
Saham PANI yang pernah melonjak tajam kini menunjukkan pergerakan yang fluktuatif. Dalam sepekan terakhir, saham ini mencatatkan penurunan hingga 11,21%, meskipun pada Jumat (17/1/2025) sempat naik tipis 0,81% ke level Rp 15.650.
Dari sisi fundamental, potensi pengembangan properti PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk masih cukup besar. Namun, dinamika pasar, termasuk tekanan jual dari investor, menjadi faktor yang memengaruhi kinerja saham ini di jangka pendek.
Strategi Investor
Bagi investor, momen koreksi ini bisa menjadi peluang untuk melakukan akumulasi, terutama bagi mereka yang percaya pada prospek jangka panjang PANI.
Namun, penting untuk selalu memperhatikan analisis teknikal dan fundamental sebelum mengambil keputusan investasi. Dengan volatilitas tinggi seperti ini, pendekatan yang hati-hati menjadi kunci untuk memaksimalkan peluang sekaligus meminimalkan risiko.
Saham PANI saat ini sedang berada dalam fase koreksi yang cukup tajam. Meskipun demikian, optimisme terhadap prospek pertumbuhan properti dan lahan yang dimiliki emiten ini memberikan harapan bagi para investor.
Dengan memahami pola pergerakan saham dan melakukan analisis mendalam, investor dapat menentukan strategi yang tepat untuk menghadapi dinamika pasar.
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.






