HeadlinePasarSaham

Saham Pizza Hut (PZZA) Meroket Hingga ARA, Apa Penyebabnya?

153
saham pizza hut (pzza) meroket hingga ara apa penyebabnya kompres
Saham Pizza Hut Indonesia (PZZA) melonjak 34,51% hingga mentok ARA. Apa penyebabnya? Simak pembelian saham besar-besaran oleh investor global dan dampaknya!

Saham Pizza Hut Indonesia Naik Signifikan
JAKARTA, BursaNusantara.com – Saham PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA), perusahaan pengelola jaringan Pizza Hut Indonesia, tiba-tiba menjadi sorotan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Senin (6/1/2025). Harga sahamnya melesat hingga +34,51%, menyentuh batas auto reject atas (ARA) dan ditutup di level Rp 152 per saham.

Pada sesi II perdagangan, total 23,55 juta saham PZZA berpindah tangan melalui 1.630 transaksi dengan nilai total mencapai Rp 3,25 miliar. Lonjakan signifikan ini terjadi setelah adanya pengumuman pembelian saham yang melibatkan investor global ternama.

Pembelian Saham oleh Pemberton Asian Opportunities Fund
Salah satu pemicu utama kenaikan ini adalah aksi beli dari Pemberton Asian Opportunities Fund. Pada 3 Januari 2025, Pemberton membeli 32 juta saham PZZA dengan harga Rp 113 per saham. Nilai total transaksi ini mencapai Rp 3,61 miliar.

Pasca transaksi tersebut, Pemberton kini menguasai 242 juta saham atau setara 8,01% dari total kepemilikan PZZA. Sebelumnya, mereka sudah memiliki 210 juta saham (6,95%). Namun, hingga saat ini, tujuan dari pembelian besar-besaran tersebut belum diungkapkan secara resmi.

Siapa Pemegang Kendali PZZA?
Berdasarkan data terbaru per 30 November 2024, mayoritas saham PZZA masih dikuasai oleh PT Sriboga Raturaya dengan porsi kepemilikan sebesar 64,79%. Pemilik manfaat akhir (ultimate beneficiary) dari perusahaan ini adalah Alwin Arifin.

Saham Pizza Hut (PZZA) Meroket Hingga ARA, Apa Penyebabnya?

Langkah strategis dari Pemberton ini menambah kepercayaan pasar terhadap prospek bisnis PZZA. Namun, pelaku pasar juga bertanya-tanya apakah aksi ini bagian dari strategi akuisisi atau sekadar investasi jangka panjang.

Dampak pada Bursa
Kenaikan harga saham PZZA yang mencapai batas ARA menjadi bukti tingginya minat investor terhadap saham ini. Hal ini juga memberikan sinyal positif bagi sektor makanan dan minuman di Indonesia, terutama di tengah persaingan ketat industri restoran cepat saji.

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Grafik tidak tersedia karena JavaScript dinonaktifkan di browser Anda.
×

Selamat Datang

Masuk untuk komentar & diskusi.

Lupa Password?

Password dikirim ke email.

Exit mobile version