Geser Kebawah
HeadlinePasarSaham

Saham PWON Strategi Cuan Optimal di Balik Sukses Si Raja Mal

163
×

Saham PWON Strategi Cuan Optimal di Balik Sukses Si Raja Mal

Sebarkan artikel ini
saham pwon strategi cuan optimal di balik sukses si raja mal kompres
Pakuwon Jati (PWON) berpotensi cetak cuan maksimal dengan kinerja solid kuartal IV-2024, didukung segmen pendapatan berulang dan real estat.

JAKARTA, BursaNusantara.com – PT Pakuwon Jati Tbk (PWON), yang dikenal sebagai emiten ‘Raja Mal’ milik pengusaha Alexander Tedja, diproyeksikan mencatatkan kinerja keuangan yang kuat pada kuartal IV-2024.

Perusahaan ini terus memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain utama di sektor properti Indonesia, didukung oleh segmen real estat dan pendapatan berulang yang konsisten.

Sponsor
Iklan

Performa Kuartal IV-2024

Menurut riset dari RHB Sekuritas, PWON diprediksi membukukan total pendapatan sebesar Rp 1,7 triliun pada kuartal IV-2024. Angka ini mencerminkan peningkatan sebesar 15,1% secara kuartalan (qoq) dan 7,6% secara tahunan (yoy).

Sepanjang 2024, total pendapatan PWON diproyeksikan mencapai Rp 6,5 triliun, tumbuh 5,5% dibandingkan tahun sebelumnya.

Pendapatan ini didorong oleh berbagai faktor, termasuk:

  • Segmen Real Estat: Pakuwon diperkirakan mencatat pendapatan sebesar Rp 200 miliar dari penjualan properti yang didukung insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Penyerahan beberapa proyek yang telah dijadwalkan juga menjadi kontributor utama.
  • Pendapatan Berulang: Segmen hotel PWON berhasil mempertahankan momentum pertumbuhan pendapatan per kamar tersedia (RevPar). Faktor musiman pada kuartal ini turut mendukung peningkatan pendapatan dari sektor perhotelan.

Ekspansi Mal Baru

Beroperasinya Pakuwon Mall Bekasi menjadi salah satu langkah strategis perusahaan. Dengan pengenaan biaya sewa dan layanan penuh mulai kuartal I-2025, mal ini diproyeksikan menyumbang sedikitnya Rp 160 miliar pada tahun tersebut.

Ekspansi ini memperkuat posisi PWON dalam segmen pendapatan berulang, yang meliputi mal dan hotel.

Pendapatan berulang PWON pada 2025 diperkirakan mencapai Rp 5,4 triliun, meningkat 4,6% yoy. Ini mencerminkan sekitar 80% dari total pendapatan perusahaan, menunjukkan dominasi segmen pendapatan berulang sebagai tulang punggung bisnis PWON.

Optimisme Prapenjualan

PWON juga diuntungkan dari perpanjangan skema insentif PPN, dengan nilai unit properti siap jual mencapai Rp 1,9 triliun. Target prapenjualan untuk 2025 sebesar Rp 1,8 triliun, yang mencerminkan pertumbuhan 16,6% yoy, dinilai masih konservatif mengingat potensi pasar yang besar.

RHB Sekuritas memproyeksikan bahwa target harga saham PWON sebesar Rp 550 mencerminkan potensi cuan hingga 38% dari harga saat ini. Dengan valuasi yang menarik pada P/E 2025 sebesar 11,2 kali, PWON dipandang sebagai pilihan investasi yang menjanjikan di sektor properti.

Risiko dan Tantangan

Meskipun prospek PWON terlihat cerah, terdapat beberapa risiko yang perlu diantisipasi, termasuk:

  • Penurunan lalu lintas hotel yang lebih rendah dari perkiraan.
  • Potensi pembatasan mobilitas akibat kebijakan pemerintah.
  • Penjualan properti yang tidak mencapai target.
  • Perubahan regulasi yang memengaruhi bisnis properti.

Namun, dengan neraca keuangan yang solid dan strategi ekspansi yang matang, PWON dinilai mampu menghadapi tantangan tersebut. Pengelolaan yang efisien dan fokus pada segmen pendapatan berulang menjadi kunci keberhasilan perusahaan.

Dengan berbagai faktor pendukung, PWON layak menjadi perhatian para investor yang mencari peluang cuan maksimal di pasar saham.

Emiten ini tidak hanya mengandalkan penjualan properti, tetapi juga pendapatan berulang yang stabil dari mal dan hotel, sehingga memberikan fondasi yang kokoh untuk pertumbuhan jangka panjang.

Ikuti media sosial kami untuk update terbaru

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Tinggalkan Balasan