Geser Kebawah
HeadlinePasarSaham

Saham RMKE Melejit ke Rp8.725 Usai Suspensi, Ini Pemicunya!

251
×

Saham RMKE Melejit ke Rp8.725 Usai Suspensi, Ini Pemicunya!

Sebarkan artikel ini
Saham RMKE Melejit ke Rp8.725 Usai Suspensi, Ini Pemicunya!
Saham RMKE terbang setelah suspensi dibuka. Didorong akumulasi Rp59,8 M oleh investor strategis & kebijakan jalur khusus batu bara Sumsel. Cek prospeknya di sini!

RMKE "Menggila" Pasca Suspensi: Infrastruktur Eksklusif Jadi Mesin Uang Baru

JAKARTA – PT RMK Energy Tbk (RMKE) memberikan kejutan besar pada perdagangan Kamis (22/1/2026). Setelah masa suspensi perdagangan dibuka kembali, saham emiten logistik batu bara terintegrasi ini langsung tancap gas. Ditutup pada level Rp8.725, saham RMKE mencatatkan lonjakan signifikan dari harga pembukaan di Rp7.875.

Kembalinya minat beli investor ini bukan tanpa alasan. Kombinasi antara akumulasi dana besar dan kebijakan pemerintah yang menguntungkan menjadi bahan bakar utama kenaikan ini.

Sponsor
Iklan

Akumulasi Masif Investor Strategis

Data pasar menunjukkan adanya pergerakan agresif dari Henan Putihrai Sekuritas yang melakukan aksi beli bersih (net buy) senilai Rp59,8 miliar sejak awal tahun. Dengan kepemilikan 91.716 lot pada harga rata-rata Rp6.506, masuknya modal besar ini menjadi sinyal kepercayaan tinggi terhadap fundamental RMKE.

Berkah Larangan Jalan Umum: RMKE Pegang Kendali

Faktor pengubah permainan (game changer) bagi RMKE adalah kebijakan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan yang melarang angkutan batu bara melintasi jalan umum. Kebijakan ini mewajibkan seluruh produsen menggunakan jalur khusus.

RMKE, yang sudah memiliki infrastruktur hauling road terintegrasi, praktis menjadi penguasa jalur. Terbukti, volume jasa melalui jalur khusus mereka telah mencapai 1,5 juta ton, memberikan keunggulan kompetitif yang sulit disaingi kompetitor.

Obligasi “Oversubscribed” dan Efisiensi Kereta Api

Kepercayaan publik juga tecermin dari suksesnya bookbuilding Obligasi Berkelanjutan I Tahap II Tahun 2026 senilai Rp600 miliar. Dengan peringkat idA dari Pefindo, obligasi ini mengalami oversubscribed (kelebihan permintaan), terutama pada seri C dengan kupon 8,25% berdurasi 7 tahun.

Dukungan moda transportasi kereta api yang efisien serta lokasi pelabuhan yang strategis semakin memperkokoh posisi RMKE dalam memangkas biaya distribusi logistik nasional.

Pandangan Analis: Potensi Jangka Panjang

CEO Sucor Sekuritas, Bernadus Wijaya, menegaskan bahwa RMKE memiliki potensi pertumbuhan jangka menengah hingga panjang. Sebagai pemain terintegrasi yang memiliki konsesi tambang sekaligus pelabuhan sendiri, RMKE memiliki opsi untuk menyerap hingga 50% produksi dari tambang yang terhubung langsung dengan jalurnya.

“RMKE bukan lagi sekadar perusahaan logistik, tapi pemain energi terintegrasi dengan fondasi yang sangat solid,” pungkasnya.

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.