PasarSaham

Saham UCID Kinerja 2024 Turun: PT Uni Charm Indonesia Tbk

155
Saham UCID Kinerja 2024 Turun PT Uni Charm Indonesia Tbk
PT Uni Charm Indonesia Tbk laporkan penurunan pendapatan neto, laba, dan liabilitas 2024. Simak analisis lengkap kinerja keuangan Saham UCID disini

JAKARTA, BursaNusantara.com – PT Uni Charm Indonesia Tbk (UCID) baru saja merilis laporan keuangan per periode hingga 31 Desember 2024, yang menunjukkan adanya penurunan kinerja dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Data terbaru mengungkapkan bahwa pendapatan neto perusahaan mencapai Rp9,67 triliun, turun dari Rp10,24 triliun.

Meski penurunan ini diiringi dengan pengurangan beban pokok pendapatan, dampaknya juga dirasakan pada laba bruto, laba sebelum pajak, dan laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk.


Rincian Kinerja Keuangan 2024

Dalam laporan keuangan yang dirilis Senin (17/2/2025), UCID mencatat penurunan beban pokok pendapatan dari Rp8,22 triliun menjadi Rp7,70 triliun.

Akibatnya, laba bruto turun tipis dari Rp2,02 triliun menjadi Rp1,97 triliun. Meski demikian, penghematan beban pokok tidak cukup mengimbangi penurunan pendapatan neto, sehingga laba sebelum pajak juga mengalami penurunan signifikan, yaitu dari Rp574,21 miliar menjadi Rp461,62 miliar.

Penurunan ini kemudian berdampak pada laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk, yang turun dari Rp434,57 miliar menjadi Rp350,40 miliar.

Selain itu, jumlah liabilitas perusahaan juga mengalami penurunan, tercatat sebesar Rp2,79 triliun hingga akhir periode 2024, dibandingkan dengan Rp2,92 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Penurunan liabilitas ini mencerminkan adanya upaya perusahaan dalam mengoptimalkan struktur keuangannya dan mengurangi beban finansial yang mungkin mempengaruhi stabilitas operasi.


Analisis dan Implikasi

Penurunan pendapatan neto yang mencapai Rp0,57 triliun menunjukkan bahwa UCID menghadapi tantangan dalam mengoptimalkan pendapatan dari operasionalnya.

Meskipun beban pokok pendapatan berhasil diturunkan, hal tersebut tidak mampu sepenuhnya mengkompensasi penurunan pendapatan, sehingga laba bruto dan laba sebelum pajak turut tertekan.

Dampak penurunan laba tahun berjalan, yang mencapai Rp84,17 miliar, menandakan perlunya strategi baru untuk memulihkan margin keuntungan perusahaan.

Sementara itu, penurunan jumlah liabilitas menjadi indikator positif dalam hal pengelolaan risiko keuangan.

Dengan liabilitas yang lebih rendah, perusahaan memiliki fleksibilitas yang lebih besar dalam mengalokasikan sumber daya untuk investasi dan pengembangan operasional.

Namun, fokus utama harus tetap pada peningkatan pendapatan dan efisiensi operasional agar laba bisa pulih dan tumbuh di masa mendatang.


Laporan keuangan PT Uni Charm Indonesia Tbk per 31 Desember 2024 menunjukkan adanya penurunan pendapatan neto, laba, dan sedikit penurunan liabilitas.

Meski ada upaya pengurangan beban pokok pendapatan, penurunan keseluruhan kinerja keuangan UCID menuntut perusahaan untuk segera mengimplementasikan strategi-strategi baru guna memulihkan pertumbuhan laba.

Bagi para investor dan pemangku kepentingan, analisis mendalam mengenai penyebab penurunan dan langkah perbaikan yang akan diambil oleh manajemen menjadi kunci untuk mengantisipasi dampak jangka panjang terhadap kesehatan keuangan perusahaan.

Baca terus analisis dan update mendalam seputar kinerja keuangan serta perkembangan bisnis hanya di BursaNusantara.com, sumber terpercaya informasi ekonomi dan keuangan di Indonesia.

Ikuti media sosial kami untuk update terbaru

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Grafik tidak tersedia karena JavaScript dinonaktifkan di browser Anda.
×

Selamat Datang

Masuk untuk komentar & diskusi.

Lupa Password?

Password dikirim ke email.

Exit mobile version