Gaya HidupSeni & Hiburan

Second Shot at Love: Drama Penuh Luka dan Harapan

83
Second Shot at Love: Drama Penuh Luka dan Harapan
Second Shot at Love tak sekadar drama romantis. Drakor ini menyentuh luka batin, kebiasaan buruk, dan keberanian memberi diri sendiri kesempatan baru.

Luka Emosional dan Harapan Baru di Second Shot at Love

JAKARTA, BursaNusantara.com – Drama Korea terbaru dari tvN, Second Shot at Love, menjadi sorotan bukan hanya karena kehadiran bintang papan atas Sooyoung dan Gong Myoung, tapi karena kekuatan naskah yang menyentuh sisi psikologis manusia: kegagalan, luka batin, dan pencarian makna hidup yang baru.

Tayang perdana Mei 2025, drama ini membawa penonton masuk ke dalam dunia dua individu yang berjuang keluar dari keterpurukan dengan cara mereka masing-masing.

Sosok Han Geum Ju (diperankan Sooyoung) dan Seo Ui Joon (Gong Myoung) digambarkan sebagai manusia biasa yang rapuh, namun tetap punya harapan untuk memperbaiki hidup.

Drama ini hadir sebagai pengingat lembut tentang pentingnya kesempatan kedua baik dalam cinta maupun kehidupan pribadi.

Baca Juga: Kim Ji Won Dapat Tawaran Peran Dokter Jenius di “Doctor X”

Ketergantungan, Penyangkalan, dan Pemulihan

Karakter Han Geum Ju bukanlah sosok perempuan ideal dalam drama romantis klise. Ia digambarkan memiliki ketergantungan pada alkohol dan tengah mencari pijakan emosional pasca hubungannya gagal.

Namun, alih-alih digambarkan dengan cara yang dramatis berlebihan, Geum Ju justru ditampilkan sebagai pribadi kompleks yang berusaha bertahan.

Dalam wawancara dengan Liputan6.com, Sooyoung menyebut adegan mabuk dan menangis sebagai tantangan terbesar.

“Itu bukan sekadar adegan fisik, tapi harus menunjukkan beban emosi yang tak selesai,” jelasnya. Perjuangan Geum Ju mencerminkan realita banyak orang yang hidup dalam penyangkalan dan berusaha memulihkan diri secara diam-diam.

Baca Juga: Park Shin Hye Pertimbangkan Tawaran Drama Komedi Miss Undercover Boss




Di sisi lain, tokoh Seo Ui Joon hadir sebagai figur penyeimbang. Seorang dokter muda yang justru menyimpan kelelahan batin dan keraguan terhadap pilihan hidupnya.

Gong Myoung menggambarkan karakternya sebagai pria profesional yang mencoba menyembuhkan orang lain sambil menyembunyikan luka sendiri.

Representasi Emosi Sehari-Hari

Second Shot at Love juga unggul dalam merepresentasikan emosi sehari-hari yang jarang ditampilkan secara jujur dalam drama romansa: rasa malu, kesepian, ketakutan akan penolakan, dan keengganan membuka diri.

Dalam satu adegan, Geum Ju menyemprotkan air ke wajah ibunya sebagai luapan frustrasi adegan yang oleh Sooyoung disebut sebagai paling sulit secara teknis dan emosional. “Aku berlatih di kamar mandi karena harus terlihat spontan tapi bermakna,” katanya.

Baca Juga: Taurus Wanita Saatnya Menguatkan Tujuan dan Relasi




Dialog-dialog dalam drama ini juga ditulis dengan hati-hati. Ketika Ui Joon menyatakan cintanya, bukan sekadar romansa yang muncul, melainkan rasa aman, penerimaan, dan keberanian untuk menyambut masa depan.

Karakter yang Tidak Sempurna, Tapi Relatable

Yang membuat Second Shot at Love istimewa adalah bagaimana karakter-karakternya tidak sempurna dan justru karena itu mereka terasa nyata. Baik Geum Ju maupun Ui Joon digambarkan dengan kebiasaan personal yang unik dan terkadang lucu.

Geum Ju, misalnya, sangat peduli terhadap suhu minuman. “Aku suka bir di gelas dingin, wine harus tetap sejuk. Jadi aku pakai tumbler,” ungkap Sooyoung.

Sementara Gong Myoung, sebagai Ui Joon, mengaku sangat menghargai tidur. “Aku merasa tidur itu vital. Ini caraku menjaga diri agar tetap fokus dan waras,” jelasnya.

Kebiasaan sederhana itu membuat karakter mereka mudah diterima penonton karena terasa manusiawi.




Keduanya juga menunjukkan bahwa kebahagiaan bisa ditemukan dalam hal-hal kecil dari menghindari kecanduan, menjaga rutinitas sehat, hingga berani jujur pada perasaan sendiri.

Drama Healing yang Mengajak Introspeksi

Second Shot at Love bisa dibilang sebagai drama “healing” yang tak hanya menghibur, tetapi juga menyentuh sisi reflektif penonton.

Melalui cerita ini, tvN seperti ingin menyampaikan bahwa kehidupan tidak selalu tentang awal yang baru, tapi juga tentang keberanian untuk memberi diri kesempatan kedua.

Drama ini menjadi tempat yang aman bagi penonton yang mungkin tengah menghadapi kegagalan, ketidakpastian, atau kelelahan emosional. Setiap dialog, adegan emosional, hingga elemen visualnya dirancang untuk membawa pesan harapan.




Melalui dinamika yang kuat antara dua tokoh utamanya, drama ini menyampaikan bahwa orang tak harus sempurna untuk dicintai, dan bahwa perjalanan menuju pemulihan sering kali dimulai dari keberanian untuk jujur pada diri sendiri.

Second Shot at Love saat ini tayang di tvN dan masuk dalam slot 24h Express Drama. Drama ini layak ditonton bukan hanya untuk pecinta romansa, tetapi juga siapa pun yang ingin menemukan kisah reflektif tentang cinta, kesalahan, dan keberanian memulai kembali.

Ikuti media sosial kami untuk update terbaru

×

Selamat Datang

Masuk untuk komentar & diskusi.

Lupa Password?

Password dikirim ke email.

Exit mobile version