Sekolah Rakyat Diresmikan, Pemerintah Siapkan Jalur Keluar dari Lingkaran Kemiskinan
JAKARTA, BursaNusantara.com – Pemerintah resmi memulai peluncuran nasional program Sekolah Rakyat sebagai strategi pembangunan sosial yang menargetkan akses pendidikan menengah atas bagi keluarga miskin.
Inisiatif ini dijalankan tanpa penundaan, sebagai bagian dari langkah cepat Presiden Prabowo Subianto dalam membuka jalur pendidikan yang gratis, layak, dan setara bagi anak-anak dari kelompok rentan.
Salah satu titik pertama yang dikunjungi adalah fasilitas pendidikan di Sentra Antasena, Magelang, yang disiapkan sebagai prototipe sekolah rakyat jenjang SMA dengan kapasitas 100 siswa.
Dengan skema berasrama dan fasilitas penunjang lengkap, sekolah ini dirancang untuk menjangkau siswa yang selama ini tertinggal oleh sistem pendidikan formal akibat hambatan ekonomi.
Dari Magelang untuk Indonesia: Sekolah Bagi yang Tak Terlihat Sistem
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), meninjau langsung kesiapan sekolah rakyat dan memastikan semua elemen pendukung operasional telah rampung.
Dari ruang belajar hingga laboratorium komputer, dari dapur hingga asrama, semua telah dipersiapkan untuk menyambut pembelajaran secara penuh mulai 14 Juli.
Pemerintah melihat Sekolah Rakyat sebagai terobosan penting untuk menjangkau segmen populasi yang selama ini tidak pernah benar-benar diurus oleh sistem pendidikan formal.
Alih-alih sekadar proyek infrastruktur, sekolah ini diposisikan sebagai intervensi sosial terstruktur untuk memutus siklus kemiskinan yang diwariskan antargenerasi.
63 Lokasi Serentak, Strategi Pemerataan Dipercepat
Total 63 titik di berbagai wilayah telah dinyatakan siap menyambut siswa baru.
Seluruhnya akan mulai beroperasi secara serentak sebagai gelombang pertama Sekolah Rakyat, dengan dukungan dari Kementerian Sosial dan Kementerian PUPR.
Magelang dipilih sebagai titik awal karena memiliki infrastruktur pendukung dan kebutuhan mendesak berdasarkan peta kemiskinan daerah.
Pemerintah menargetkan program ini akan diperluas secara bertahap dengan dukungan infrastruktur permanen dan perluasan wilayah cakupan.
Dengan pola percepatan tanpa menunggu “sempurna”, peluncuran ini diharapkan langsung menyasar anak-anak yang benar-benar membutuhkan akses pendidikan sekarang juga.
Investasi Sosial Presiden Prabowo: Sekolah Gratis Bukan Janji Kosong
Sekolah Rakyat merupakan realisasi konkret dari janji Presiden Prabowo Subianto untuk menyentuh lapisan masyarakat yang kerap terpinggirkan dari investasi pendidikan nasional.
Bukan hanya soal biaya, Sekolah Rakyat dirancang dengan sistem kehidupan berasrama untuk menjamin suasana belajar yang kondusif bagi mereka yang sebelumnya hidup dalam kondisi sosial yang tak memungkinkan belajar formal.
Melalui pendekatan ini, pemerintah ingin mengubah persepsi tentang pendidikan sebagai hak istimewa menjadi hak dasar yang dilayani dengan keberpihakan negara.












