Geser Kebawah
Aksi KorporasiPasar

SIG (SMGR) Siapkan Buyback Saham Rp300 Miliar, Pasar Direspons Positif

138
×

SIG (SMGR) Siapkan Buyback Saham Rp300 Miliar, Pasar Direspons Positif

Sebarkan artikel ini
SIG (SMGR) Siapkan Buyback Saham Rp300 Miliar, Pasar Direspons Positif
SIG / SMGR akan buyback saham senilai Rp300 miliar hingga Mei 2026. Aksi ini sinyalkan kepercayaan terhadap prospek bisnis jangka panjang perusahaan.

JAKARTA, BursaNusantara.com – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG/SMGR) mengumumkan rencana strategis untuk membeli kembali saham perusahaan senilai total Rp300 miliar, sebagai bentuk keyakinan terhadap prospek fundamental jangka panjang.

Rencana buyback tersebut akan dibahas dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPS) yang dijadwalkan berlangsung pada 23 Mei 2025.

Sponsor
Iklan

Perseroan menyampaikan bahwa pelaksanaan buyback saham akan berlangsung selama 12 bulan setelah RUPS, yaitu mulai 24 Mei 2025 hingga 23 Mei 2026.

Buyback Dibagi dalam Dua Tahap

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni menjelaskan bahwa dana Rp300 miliar sudah mencakup pembelian saham tahap awal yang dimulai sejak 16 April 2025 hingga 23 Mei 2025 sebesar Rp200 miliar.

Tahap pertama buyback tidak memerlukan persetujuan RUPS karena mengacu pada POJK No. 13/2023 dan Surat OJK No. S-17/2025 terkait kondisi pasar yang berfluktuasi signifikan.

Adapun tahap kedua akan dilakukan setelah memperoleh persetujuan pemegang saham, sesuai dengan POJK No. 29/2023.

Keyakinan pada Fundamental Perusahaan

Menurut Vita, langkah ini diambil karena SIG meyakini bahwa kondisi pasar saat ini belum mencerminkan nilai fundamental perusahaan secara utuh.

Buyback saham diyakini menjadi sinyal positif bagi pasar dan investor terhadap kekuatan kinerja operasional serta keuangan perseroan dalam jangka panjang.

“SIG memiliki keyakinan terhadap fundamental perusahaan yang solid dan berkomitmen menjaga keberlanjutan pertumbuhan,” ujar Vita.

Rencana Insentif bagi Manajemen dan Karyawan

Selain itu, SIG tengah merancang program kepemilikan saham bagi karyawan, direksi, dan dewan komisaris sebagai bagian dari strategi mendorong keterlibatan jangka panjang.

Program tersebut diharapkan akan memperkuat sinergi dan komitmen internal terhadap pencapaian kinerja berkelanjutan.

Buyback Tidak Ganggu Operasional

SIG menegaskan bahwa aksi buyback tidak akan memberikan dampak negatif terhadap likuiditas atau kegiatan operasional.

Perusahaan telah memastikan adanya kecukupan kas dan modal kerja untuk mendanai buyback tanpa mengganggu arus pembiayaan maupun kegiatan usaha yang berjalan.

“Transaksi ini tidak menyebabkan penurunan pendapatan maupun peningkatan biaya yang bersifat material,” tambah Vita.

Rencana aksi korporasi ini menambah keyakinan pasar terhadap ketahanan dan fleksibilitas keuangan SIG di tengah kondisi pasar yang menantang.

Ikuti media sosial kami untuk update terbaru

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.