JAKARTA, BursaNusantara.com – PT Asuransi Jiwa Taspen (Taspen Life) berhasil mencatatkan kinerja impresif sepanjang tahun 2024. Laba bersih komersial perusahaan mencapai Rp 130 miliar, mengalami pertumbuhan signifikan sebesar 44,10% dibandingkan tahun sebelumnya.
Selain itu, premi bruto yang diperoleh Taspen Life juga mengalami peningkatan 19,21% menjadi Rp 1,54 triliun. Pencapaian ini menegaskan posisi perusahaan sebagai salah satu pemimpin di industri asuransi jiwa Indonesia.
Faktor Pendorong Pertumbuhan Taspen Life
1. Kinerja Investasi yang Solid
Direktur Utama Taspen Life, Ibnu Hasyim, mengungkapkan bahwa hasil investasi perusahaan lebih unggul dibandingkan rata-rata industri. Pada 2024, hasil investasi Taspen Life tumbuh 21,19% year-on-year (yoy) menjadi Rp 553,54 miliar.
“Pertumbuhan ini bertujuan untuk memperkuat posisi perusahaan di industri asuransi jiwa,” ujar Ibnu dalam keterangan resmi pada Senin (3/3/2025).
2. Ekspansi Jalur Distribusi dengan Telemarketing
Memasuki usia 11 tahun, Taspen Life meluncurkan jalur distribusi baru melalui telemarketing di awal 2025. Strategi ini diharapkan dapat meningkatkan pangsa pasar dengan metode yang lebih efisien dan interaktif, terutama melalui upselling peserta Aparatur Sipil Negara (ASN) eksisting.
“Dengan adanya telemarketing, kami optimistis dapat menjangkau lebih banyak nasabah dan meningkatkan penetrasi produk asuransi secara lebih efektif,” tambah Ibnu.
Tantangan dan Dukungan dari Taspen
1. Tantangan di Tahun 2025
Meski berhasil meraih pertumbuhan positif, tantangan industri asuransi jiwa di tahun 2025 diprediksi akan semakin berat. Menanggapi hal ini, Direktur Utama PT Taspen (Persero), Rony Hanityo Aprianto, menegaskan bahwa diperlukan berbagai inovasi dan strategi baru untuk mempertahankan momentum pertumbuhan.
2. Komitmen Taspen dalam Pengembangan Berkelanjutan
Sebagai pemegang saham utama, PT Taspen (Persero) berkomitmen penuh dalam mendukung perkembangan Taspen Life agar tetap tumbuh secara berkelanjutan. Rony menegaskan bahwa Taspen Life tidak hanya bertujuan meraih profit, tetapi juga berfokus pada layanan prima dan keamanan bagi nasabah serta stakeholder lainnya.
“Pertumbuhan industri asuransi jiwa ini membuktikan komitmen kuat dari perusahaan untuk terus tumbuh dan memberikan manfaat terbaik bagi para nasabah serta pemangku kepentingan,” tutur Rony.
Prospek Masa Depan: Inovasi dan Ekspansi Pasar
Dengan strategi digitalisasi, optimalisasi telemarketing, dan penguatan investasi, Taspen Life diprediksi mampu terus mencatat pertumbuhan positif di tahun-tahun mendatang.
Pelaku industri asuransi jiwa kini menanti bagaimana langkah Taspen Life dalam menghadapi dinamika pasar yang semakin kompetitif di tahun 2025 dan seterusnya.











