Pengambilalihan oleh WKM Dorong Efisiensi dan Akselerasi Operasional
JAKARTA, BursaNusantara.com – PT Wahana Konstruksi Mandiri (WKM) secara resmi mengumumkan rencana pelaksanaan Tender Offer Saham ASLI atau Penawaran Tender Wajib kepada pemegang saham publik PT Asri Karya Lestari Tbk.
Aksi korporasi ini merupakan kewajiban pengendali baru sebagai tindak lanjut dari proses akuisisi yang telah dilakukan sebelumnya.
Berdasarkan keterangan tertulis pada Kamis (4/3/2026), langkah ini memberikan kesempatan bagi pemegang saham publik untuk melepas saham mereka kepada pengendali baru.
Baca Juga
Direktur ASLI, Yudra Saputra, menyatakan bahwa pengambilalihan ini menjadi bagian dari strategi pengembangan usaha WKM yang bergerak di sektor konstruksi.
Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi operasional serta memperkuat kegiatan usaha perseroan dalam jangka menengah hingga panjang.
Manajemen menegaskan bahwa seluruh proses tetap mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik serta kepatuhan terhadap regulasi pasar modal.
Koneksi Strategis WKM dan Ekosistem Bisnis Jhonlin Group
WKM tercatat memiliki rekam jejak yang solid melalui berbagai proyek konstruksi bersama PT Jhonlin Baratama di Kalimantan Selatan.
Menurut laporan perusahaan, kerja sama tersebut meliputi pembangunan fasilitas kantor, tangki industri, hingga perumahan karyawan di bawah naungan Jhonlin Group.
Data kepemilikan saham dari Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menunjukkan bahwa pemilik manfaat WKM, Hariono, memiliki keterkaitan investasi di sejumlah perusahaan kelompok usaha milik Haji Isam.
Selain Hariono, muncul nama Welly Susanto yang juga disebut memiliki kedekatan dengan kelompok usaha berskala nasional tersebut.
Meski demikian, Yudra Saputra menegaskan tidak terdapat hubungan afiliasi secara hukum antara WKM dan PT Jhonlin Baratama sebagaimana diatur dalam ketentuan pasar modal.
Hubungan yang terjalin murni merupakan kemitraan bisnis yang saling mendukung dalam pelaksanaan berbagai pekerjaan konstruksi di lapangan.
Keterkaitan nama-nama pemegang saham pada perusahaan yang terafiliasi dengan Jhonlin Group dinilai sebagai bentuk investasi pribadi masing-masing individu.
Jadwal dan Mekanisme Tender Offer Saham ASLI
Penawaran Tender Wajib ini menyasar sebanyak-banyaknya 2.330.000.000 saham publik atau setara dengan 37,28 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan.
Harga penawaran ditetapkan sebesar Rp204 per saham dengan nilai nominal Rp50 per lembar.
Melalui skema ini, total nilai transaksi maksimal yang disiapkan oleh pengendali baru mencapai Rp475.320.000.000.
WKM menyatakan telah memiliki dana yang cukup untuk menyerap seluruh saham publik yang ditawarkan dalam periode tersebut.
Berdasarkan jadwal resmi, periode Tender Offer Saham ASLI akan berlangsung mulai 5 Maret hingga 3 April 2026.
Dukungan pemodal yang kuat diyakini akan menjadi momentum awal bagi akselerasi perusahaan dalam mengerjakan berbagai proyek infrastruktur strategis.
Sinergi antara kemampuan operasional perseroan dan latar belakang kuat pengendali baru diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan nilai perusahaan di masa depan.
Lihat berita terbaru lainnya di Google Berita | Bursa Nusantara
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.









