Pasar Dingin! Tender Wajib Techno9 (NINE) Minim Respons, Investor Pilih Bertahan?
JAKARTA – Aksi mandatory tender offer PT Techno9 Indonesia Tbk (NINE) berakhir lesu. Heri Bayu Utama selaku pengendali baru gagal menarik minat investor publik. Mayoritas pemegang saham minoritas memilih bertahan dan enggan melepas aset mereka.
Kemudian, Hasil ini menunjukkan pasar masih bersikap “dingin” terhadap penawaran sang pengendali baru.
Realisasi Penyerapan Sangat Rendah
Heri Bayu Utama semula menargetkan penyerapan jutaan lembar saham publik. Namun, laporan keterbukaan informasi mengungkap fakta berbeda. Realisasi penyerapan saham justru merosot jauh di bawah target maksimal.
Investor publik tampak tidak tergiur dengan harga penawaran yang tersedia. Fenomena ini jarang terjadi dalam aksi akuisisi besar di bursa domestik.
Tiga Alasan Investor Pilih “Hold”
Para analis pasar modal melihat tiga faktor utama penyebab sepinya peminat tender ini:
- Harga Tidak Menarik: Harga penawaran kemungkinan berada di bawah harga rata-rata pasar.
- Harapan Profit: Investor optimis pada kinerja NINE di bawah nakhoda baru.
- Likuiditas Rendah: Volume perdagangan saham NINE yang tipis membuat investor lebih hati-hati.
Nasib Struktur Saham NINE
Gagalnya penyerapan ini menjaga porsi kepemilikan masyarakat tetap besar. Heri Bayu Utama memang tetap menjadi pemegang saham mayoritas. Namun, ia tidak berhasil mempertebal porsi kepemilikannya melalui jalur tender wajib ini.
Kini, manajemen NINE memikul beban berat. Mereka harus membuktikan mampu mengerek kinerja fundamental perusahaan. Kesuksesan manajemen akan menentukan apakah keputusan investor untuk bertahan adalah langkah yang tepat.
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.







