Geser Kebawah
BisnisInfrastruktur

Thailand Investasi Rp 44,33 Triliun untuk Pusat Data dan Cloud

115
×

Thailand Investasi Rp 44,33 Triliun untuk Pusat Data dan Cloud

Sebarkan artikel ini
Thailand Investasi Rp 4433 Triliun Untuk Pusat Data Dan Cloud
Thailand menggelontorkan investasi Rp 44,33 triliun untuk pusat data dan layanan cloud guna memperkuat sektor teknologi.

JAKARTA, BursaNusantara.com – Thailand mengumumkan investasi senilai 90,9 miliar baht atau setara Rp 44,33 triliun untuk pengembangan pusat data dan layanan cloud. Langkah ini menjadi tambahan signifikan bagi pertumbuhan sektor teknologi digital di negara tersebut.

Investasi Raksasa untuk Pusat Data

Tiga perusahaan teknologi berperan dalam proyek ini, yaitu Beijing Haoyang Cloud & Data Technology dari China, Empyrion Digital dari Singapura, dan perusahaan Thailand, GSA Data Center 02.

Sponsor
Iklan

Rincian Investasi Perusahaan

  • Beijing Haoyang Cloud & Data Technology akan membangun pusat data senilai 72,7 miliar baht dengan kapasitas 300 megawatt.
  • GSA Data Center 02 berencana menggelontorkan 13,5 miliar baht untuk pusat data berkekuatan 35 megawatt.
  • Empyrion Digital turut serta dalam proyek ini, memperluas jaringan infrastruktur digital di Asia Tenggara.

Booming Teknologi dan Kecerdasan Buatan

Pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI) mendorong meningkatnya kebutuhan infrastruktur pusat data di Asia Tenggara. Server komputer dan peralatan penyimpanan data menjadi aspek krusial dalam mendukung pertumbuhan teknologi.

Di awal 2025, Bytedance, melalui platform TikTok, mengumumkan rencana investasi 126,8 miliar baht untuk layanan hosting data di kawasan tersebut. Langkah ini menunjukkan besarnya potensi sektor teknologi di Asia Tenggara.

Investasi besar dalam pusat data dan layanan cloud diprediksi akan mempercepat transformasi digital Thailand serta memperkuat posisinya sebagai pusat teknologi di kawasan.

Ikuti media sosial kami untuk update terbaru