Geser Kebawah
PasarSaham

Timah (TINS) Jadi Harapan Kebangkitan Ekonomi Babel

179
×

Timah (TINS) Jadi Harapan Kebangkitan Ekonomi Babel

Sebarkan artikel ini
timah (tins) jadi harapan kebangkitan ekonomi babel compress
PT Timah Tbk (TINS) diandalkan untuk memacu ekonomi Babel yang terpuruk dengan pertumbuhan hanya 0,18%. Optimisme diperlukan untuk menghadapi tantangan ekonomi 2025.

PANGKALPINANG, BursaNusantara.com – Pemerintah daerah Kepulauan Bangka Belitung (Babel) masih mengandalkan PT Timah Tbk (TINS) untuk memacu pertumbuhan ekonomi daerah yang tahun ini mencatat angka terendah se-Indonesia, yaitu 0,18 persen.

Rektor Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Kepulauan Babel, Fadillah Sabri, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan PT Timah dalam menghadapi tantangan ekonomi 2025. “Kita harus optimis, karena potensi sumber daya alam di Babel sangat melimpah. Namun, ini memerlukan langkah nyata dan keberanian untuk mengelola potensi tersebut dengan baik,” ujar Fadillah, Kamis (26/12/2024).

Sponsor
Iklan

Meningkatkan Sinergi dan Visi Bersama

Menurut Fadillah, diperlukan kesamaan visi antara pemerintah daerah dan PT Timah Tbk untuk memaksimalkan kontribusi sektor pertambangan terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Hal ini mencakup perbaikan tata kelola pertambangan, penyelesaian masalah hukum di PT Timah, dan pemberian insentif kepada penambang.

“Pertumbuhan ekonomi Babel yang saat ini rendah harus ditangani dengan langkah revolusioner. Tata kelola pertambangan yang benar sangat diperlukan agar sektor ini benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat,” tambahnya.

Fadillah juga mengusulkan agar pemerintah daerah dan PT Timah menghadap Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk mencari solusi tata kelola tambang yang lebih efektif. Langkah ini dianggap sejalan dengan semangat pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk mengelola sumber daya mineral demi kesejahteraan masyarakat.

Optimisme Melawan Tantangan Ekonomi 2025

Fadillah menilai tahun 2025 sebagai momentum untuk “puasa” dan mengencangkan ikat pinggang. Ia menekankan bahwa keberanian menjadi kunci utama dalam menghadapi realitas kondisi ekonomi daerah. “Pintar saja tidak cukup kalau tidak berani. Kita harus berani mengakui dan mengatasi kondisi Babel saat ini,” tegasnya.

Melalui sinergi strategis dan langkah konkret, PT Timah Tbk diharapkan dapat menjadi motor penggerak yang membawa Babel keluar dari keterpurukan ekonomi. Perbaikan tata kelola dan keberanian dalam mengambil langkah revolusioner disebut sebagai elemen penting dalam strategi tersebut.

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Tinggalkan Balasan