Geser Kebawah
BisnisInfrastruktur

TOTL Bukukan Kontrak Baru Rp1,98 T, Siap Hadapi Tantangan

159
×

TOTL Bukukan Kontrak Baru Rp1,98 T, Siap Hadapi Tantangan

Sebarkan artikel ini
TOTL Bukukan Kontrak Baru Rp1,98 T, Siap Hadapi Tantangan
Total Bangun Persada raih kontrak Rp1,98 triliun per Maret 2025, tetap solid di tengah kebijakan suku bunga dan dinamika global.

Kontrak Jumbo dan Ketahanan Finansial Jadi Kunci TOTL

JAKARTA, BursaNusantara.com – PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL) menegaskan eksistensinya di industri konstruksi dengan membukukan kontrak baru senilai Rp1,98 triliun hingga akhir Maret 2025. Portofolio proyek yang digarap mencakup gedung sekolah, hotel, pusat perbelanjaan, hingga pusat data.

Langkah ini menunjukkan bahwa TOTL tetap mampu mengamankan peluang proyek strategis di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan.

Sponsor
Iklan

Efek Penahanan Suku Bunga BI: Lebih Banyak Investasi, Lebih Sedikit Risiko

Corporate Secretary TOTL, Anggie S. Sidharta menjelaskan bahwa kebijakan Bank Indonesia yang menahan suku bunga di level 5,75% pada April 2025 berpotensi mendorong pertumbuhan investasi dan konsumsi masyarakat.

Ia menilai, meski tidak berdampak langsung pada struktur keuangan perusahaan—karena tidak memiliki utang eksternal—kebijakan ini tetap menjadi stimulus positif bagi perekonomian secara keseluruhan.

Tantangan Global, Respon Strategis

Meski demikian, TOTL juga mencermati potensi efek dari kebijakan tarif resiprokal Pemerintah Amerika Serikat yang dapat berdampak secara tidak langsung terhadap sektor konstruksi nasional.

Anggie menyebut bahwa dinamika ini telah memicu para pengembang dan pemilik proyek untuk meninjau ulang strategi jangka panjang guna menjaga kesinambungan bisnis.

Sebagai bentuk antisipasi, TOTL menyiapkan langkah-langkah strategis seperti menjaga arus kas tetap positif, efisiensi operasional, dan optimalisasi biaya agar tetap kompetitif dan sustain.

Peluang di IKN Masih Terbuka

Salah satu faktor eksternal yang menjadi perhatian adalah pembukaan kembali anggaran pemerintah untuk proyek Ibu Kota Negara (IKN). TOTL melihat hal ini sebagai potensi katalis positif bagi sektor konstruksi nasional.

Meskipun perusahaan belum secara resmi mengumumkan keterlibatan dalam proyek IKN, tidak ada pembatasan wilayah dalam strategi ekspansi mereka.

“Selama memiliki visi dan misi yang sejalan dengan project owner, TOTL siap membangun di mana saja,” tegas Anggie.

Ikuti media sosial kami untuk update terbaru