Geser Kebawah
HeadlinePasarSaham

Transformasi Petrosea: Saham Melonjak, Kontrak Baru 4,2 Miliar USD

193
×

Transformasi Petrosea: Saham Melonjak, Kontrak Baru 4,2 Miliar USD

Sebarkan artikel ini
Transformasi Petrosea Saham Melonjak
Transformasi strategis PT Petrosea Tbk (PTRO) membawa nilai kontrak mencapai 4,2 miliar USD, dengan pertumbuhan pendapatan dan diversifikasi portofolio yang signifikan.

Transformasi Strategis PT Petrosea Tbk (PTRO): Masa Depan Cerah di Industri Energi dan Konstruksi

JAKARTA, BursaNusantara.com – PT Petrosea Tbk (PTRO), emiten yang dimiliki oleh taipan Prajogo Pangestu, terus menunjukkan performa cemerlang di tengah dinamika industri energi dan konstruksi di Indonesia.

Sponsor
Iklan

Dengan pengalaman lebih dari 52 tahun, perusahaan ini berhasil mengukuhkan posisinya sebagai penyedia layanan terintegrasi di sektor kontrak tambang, rekayasa, pengadaan, dan konstruksi (EPC), serta jasa logistik minyak dan gas.

Henan Putihrai Sekuritas (HPS) mencatat bahwa nilai kontrak PTRO meningkat lebih dari dua kali lipat, mencapai USD 4,2 miliar. Peningkatan ini ditopang oleh berbagai proyek besar dari PT Vale Indonesia Tbk (INCO), BP Berau, dan PT Pasir Bara Prima.

Transformasi yang dilakukan perusahaan melibatkan diversifikasi portofolio dengan fokus pada sektor non-batubara, termasuk proyek rekayasa, konstruksi, serta ekspansi ke sektor energi terbarukan, minyak, dan gas.

Kinerja Keuangan: Pendapatan Melesat Signifikan

Pada kuartal ketiga tahun 2024, PTRO mencatat pendapatan sebesar USD 509,9 juta, meningkat 21,8% year-on-year (yoy) dari USD 418,8 juta di kuartal yang sama tahun sebelumnya. Dibandingkan dengan kuartal kedua 2024, pendapatan ini melonjak 60,3% dari USD 318 juta. Segmen engineering and construction menjadi pendorong utama dengan kenaikan 96,3% yoy dan 60,4% quarter-on-quarter (qoq). Pendapatan dari penjualan batu bara juga melonjak 2610,1% yoy dan 74,4% qoq.

Meski sektor pertambangan mengalami penurunan 22,3% yoy, pertumbuhan 60% qoq menunjukkan pemulihan yang kuat. Kepercayaan investor terhadap perusahaan tercermin dari kesuksesan penerbitan obligasi senilai USD 100 juta yang oversubscribe. Dana ini akan digunakan untuk investasi pengadaan alat tambang baru, pengembangan infrastruktur, dan digitalisasi operasional melalui platform canggih bernama Minerva.

Langkah Strategis dan Target Harga Saham

PTRO berencana menerbitkan obligasi tambahan guna mendukung ekspansi strategisnya. Selain itu, opsi rights issue sedang dijajaki untuk memperkuat ekuitas perusahaan. Strategi ini memungkinkan PTRO menangani proyek-proyek berskala lebih besar di sektor energi, konstruksi, dan logistik. Dengan target harga saham Rp 4.500 pada tahun 2025, PTRO mencerminkan kepercayaan pasar terhadap strategi jangka panjangnya.

Akuisisi 41,5% saham PTRO oleh PT Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) dari Barito Group membuka peluang sinergi strategis yang signifikan. Dengan kolaborasi ini, PTRO memperoleh akses pendanaan lebih besar untuk memperluas kapasitas dan mengambil proyek-proyek skala besar. Salah satu inisiatif penting adalah pembentukan PT Petrosea Infrastruktur Nusantara, yang fokus pada pengembangan layanan di Kalimantan Tengah dan Indonesia Timur.

Inovasi Teknologi dan Komitmen Keberlanjutan

Sebagai bagian dari komitmennya terhadap keberlanjutan, PTRO mengadopsi kerangka kerja Measure, Monitor, Mitigate & Disclose untuk mengintegrasikan prinsip-prinsip ESG dalam operasinya. Langkah ini mencakup penggunaan biodiesel B35, pengelolaan limbah, dan program pemberdayaan masyarakat.

Platform digital Minerva yang diintegrasikan secara real-time telah meningkatkan efisiensi operasional dengan pengambilan keputusan yang lebih akurat dan pengurangan biaya.

PTRO berkomitmen untuk menginvestasikan USD 400 juta selama 2024-2025 dalam pengadaan alat tambang baru, pengembangan infrastruktur, dan memperkuat lini bisnis utama. Proyek-proyek besar seperti BP Berau dan Pasir Bara Prima menunjukkan progres signifikan, dengan kontrak baru senilai USD 1 miliar.

Prospek Saham Petrosea

Pada perdagangan Jumat (17/1/2025), saham PTRO ditutup menguat 4,23% ke Rp 3.700, mencerminkan kepercayaan pasar yang tinggi.

Transformasi strategis perusahaan mencerminkan komitmen terhadap inovasi, keberlanjutan, dan kolaborasi. Dengan dukungan Barito Group, diversifikasi portofolio, dan strategi pendanaan yang matang, PTRO berada di jalur untuk menjadi pemimpin industri energi dan konstruksi di Indonesia dan pasar global.

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Tinggalkan Balasan