APPBI Proyeksikan Puncak Transaksi Ritel Terjadi Pekan Ini
JAKARTA, BursaNusantara.com – Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) memprediksi puncak Tren Belanja Lebaran 2026 akan terjadi pada pekan ini seiring dengan peningkatan jumlah pengunjung.
Ketua Umum APPBI, Alphonzus Wijaya, menyatakan bahwa tren kunjungan ke pusat perbelanjaan saat ini menunjukkan peningkatan positif antara 10 hingga 15 persen.
Kenaikan jumlah pengunjung ini diperkirakan akan terus bertahan hingga periode setelah Hari Raya Idulfitri mendatang.
Lonjakan arus belanja diproyeksikan mulai menguat secara signifikan sejak hari Jumat hingga puncaknya pada hari Minggu pekan ini.
Tren positif ini diharapkan terus berlanjut hingga pekan depan untuk mendukung performa industri ritel nasional.
Pergeseran Konsumsi ke Sektor Hiburan dan Makanan
Pola konsumsi masyarakat diprediksi akan mengalami perubahan karakter saat memasuki hari kedua perayaan Idulfitri.
Fokus belanja yang sebelumnya mencakup hampir semua kategori ritel akan bergeser secara spesifik ke sektor makanan dan minuman.
Sektor hiburan di dalam pusat perbelanjaan juga diproyeksikan menjadi tujuan utama masyarakat dalam mengisi masa libur Lebaran.
Menurut Alphonzus Wijaya, masyarakat cenderung menjadikan pusat perbelanjaan sebagai destinasi wisata keluarga setelah hari pertama perayaan.
Perubahan tren ini merupakan siklus tahunan yang konsisten terjadi di berbagai pusat perbelanjaan di Indonesia.
Optimisme Kenaikan Transaksi Ritel Dibandingkan Tahun Lalu
Pihak asosiasi tetap optimistis bahwa kenaikan tingkat kunjungan akan berdampak linear terhadap volume transaksi ritel tahun ini.
APPBI meyakini pertumbuhan transaksi pada Tren Belanja Lebaran 2026 mampu melampaui capaian pada periode tahun sebelumnya.
Tingkat kunjungan yang dipatok pada angka 10 hingga 15 persen menjadi basis utama optimisme para pengelola mal.
Lonjakan ini dinilai mencerminkan daya beli masyarakat yang tetap terjaga di tengah momentum perayaan hari besar keagamaan.
Asosiasi akan terus memantau pergerakan data kunjungan secara berkala untuk memastikan kesiapan operasional seluruh pusat perbelanjaan.
Lihat berita terbaru lainnya di Google Berita | Bursa Nusantara
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.












