HeadlineInternasional

Trump Janji Bantu Damai Kashmir, Gencatan India–Pakistan Masih Rawan

135
Trump Tawarkan Diplomasi Usai Gencatan India–Pakistan Gagal
Gencatan India–Pakistan kembali terganggu. Trump berkomitmen bantu cari solusi damai untuk Kashmir.

JAKARTA, BursaNusantara.com – Gencatan senjata antara India dan Pakistan kembali diuji. Meski kesepakatan damai dicapai pada Minggu (11 Mei), baku tembak masih terjadi di wilayah Kashmir.

Pertempuran sebelumnya berlangsung sengit selama empat hari. Rudal dan drone ditembakkan ke instalasi militer, menewaskan hampir 70 orang di kedua pihak.

Kesepakatan gencatan senjata tercapai berkat tekanan diplomatik dari Amerika Serikat. Namun hanya berselang beberapa jam, suara artileri kembali terdengar di Kashmir India.

Baca Juga: Trump Desak India-Pakistan Akhiri Ketegangan Nuklir

Trump Turun Tangan

Presiden AS Donald Trump menyambut kesepakatan tersebut. Ia memuji pemimpin kedua negara dan menyatakan siap membantu mencari jalan keluar damai.

Lewat unggahan di Truth Social, Trump mengatakan akan meningkatkan kerja sama dagang dengan India dan Pakistan. Ia juga menyampaikan niat untuk ikut mendorong solusi atas isu Kashmir.

Kondisi Masih Tegang

Di kota-kota perbatasan India, ledakan sistem pertahanan udara sempat menggelegar. Pemadaman listrik terjadi, seperti dua malam sebelumnya.

Baca Juga: Pakistan Gempur Pangkalan India, Kashmir Kian Memanas

India menuduh Pakistan melanggar gencatan senjata. Tentara India diperintahkan bersikap tegas jika pelanggaran kembali terjadi.

Pakistan membantah dan menegaskan komitmen pada perdamaian. Mereka menyalahkan India atas insiden terbaru.

Warga Berharap Damai

Di Amritsar, India, suasana mulai tenang. Sirene darurat dihentikan dan warga kembali beraktivitas di pagi hari.

“Saya senang tidak ada pertumpahan darah lagi,” kata Satvir Singh, pemilik toko, kepada Reuters.

Baca Juga: Jordi Cruyff Cari Direktur Teknik Baru untuk Timnas Indonesia

Penembakan juga sempat terdengar di Bhimber, Kashmir Pakistan. Namun tak ada laporan korban jiwa.

Konflik Berkepanjangan

India dan Pakistan telah berperang tiga kali sejak kemerdekaan dari Inggris tahun 1947. Dua perang di antaranya dipicu perebutan wilayah Kashmir.

India menuduh Pakistan mendukung kelompok militan Islam. Pakistan membantah dan menyatakan hanya memberi dukungan moral dan politik bagi separatis Kashmir.

Baca Juga: India Serang Pakistan, Ketegangan Kawasan Meningkat Drastis

Ketegangan ini menunjukkan bahwa perdamaian masih rapuh. Meski gencatan telah diumumkan, ancaman konflik tetap membayangi kawasan.

Ikuti media sosial kami untuk update terbaru

×

Selamat Datang

Masuk untuk komentar & diskusi.

Lupa Password?

Password dikirim ke email.

Exit mobile version