UNTR Jual Kapal Rp 207 Miliar ke Anak Usaha
Transaksi Afiliasi dengan Nilai Besar
PT United Tractors Tbk (UNTR) melalui entitas anaknya, PT Tuah Turangga Agung (TTA), telah menandatangani kesepakatan jual beli kapal floating crane barge dengan PT Patria Maritime Lines (PML), yang juga merupakan anak usaha UNTR. Nilai transaksi ini mencapai Rp 207 miliar.
TTA dan PML sama-sama merupakan bagian dari UNTR dengan kepemilikan saham langsung dan tidak langsung.
UNTR memiliki 27,27% saham TTA secara langsung, sementara 72,73% sisanya dipegang oleh anak usaha lainnya. PML sendiri sepenuhnya dikendalikan oleh UNTR melalui anak usahanya.
Tujuan dan Manfaat Transaksi
Menurut Sekretaris Perusahaan UNTR, Sara K. Loebis, transaksi ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan operasional PML serta memberikan fleksibilitas dalam syarat dan ketentuan transaksi.
Meskipun merupakan transaksi antar-entitas dalam satu grup, UNTR memastikan bahwa transaksi ini tetap mematuhi prinsip kewajaran dan kelangsungan usaha atau arm’s length principle.
“Transaksi ini bukan merupakan transaksi material karena nilainya tidak memenuhi threshold yang ditetapkan POJK 17/2020. Namun, ini merupakan transaksi afiliasi,” jelas Sara dalam keterangan resminya pada Kamis (23/1/2025).
Rencana Capex UNTR Tahun 2025
UNTR telah mengalokasikan belanja modal (capex) sebesar US$ 1,1 miliar atau setara Rp 17,89 triliun untuk tahun 2025.
Jumlah ini lebih kecil dibandingkan dengan capex 2024 yang mencapai US$ 1,3 miliar. Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung kebutuhan operasional serta ekspansi bisnis UNTR di berbagai sektor.
Dengan strategi investasi yang matang, UNTR terus berupaya memperkuat posisinya di industri alat berat dan sektor terkait. Langkah-langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan daya saing perusahaan di masa mendatang.
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.










