JAKARTA, Bursa.NusantaraOffial.com – PT Waskita Karya (Persero) Tbk kembali dipercaya mengerjakan proyek strategis untuk sektor kesehatan.
Kali ini, Perseroan akan memperbarui bangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Akhmad Berahim di Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara.
Proyek senilai Rp164,75 miliar ini diresmikan melalui acara groundbreaking yang digelar pada Jumat (21/2) dihadiri oleh Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, serta Direktur Operasi I Waskita Karya, Ari Asmoko.
Groundbreaking dan Inisiasi Proyek
Acara peletakan batu pertama ini menjadi momentum penting bagi peningkatan kualitas layanan kesehatan di wilayah perbatasan.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa proyek RSUD Akhmad Berahim merupakan bagian dari Program Percepatan Hasil Terbaik Cepat (PHCT) atau Quick Win yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
Menurut Budi, pembangunan rumah sakit ini tidak hanya tentang mendirikan gedung baru, melainkan juga menyediakan fasilitas lengkap yang mampu menangani berbagai penyakit secara tuntas, sehingga pasien tidak perlu dirujuk ke fasilitas lain.
Acara groundbreaking yang dilaksanakan dengan penuh antusiasme menunjukkan komitmen bersama antara pemerintah dan Waskita Karya untuk mendongkrak layanan kesehatan di Kalimantan Utara.
Direksi Waskita, melalui Ari Asmoko, mengungkapkan bahwa proyek ini merupakan wujud nyata sinergi pemerintah untuk meningkatkan kualitas infrastruktur kesehatan di daerah-daerah terpencil.
Rencana Pembangunan dan Fasilitas Modern
Proyek perbaikan RSUD Akhmad Berahim mencakup pembangunan gedung baru di atas lahan seluas 6,1 hektar yang terletak di samping gedung lama. Gedung baru ini akan didesain dengan tiga lantai dan dilengkapi dengan total 69 tempat tidur.
Rincian alokasi tempat tidur meliputi 48 tempat tidur untuk Rawat Inap Standar (KRIS), 3 tempat tidur VIP, 6 unit untuk Intensive Care Unit (ICU), 2 untuk Pediatric ICU (PICU), 2 untuk High Care Unit (HCU), 4 untuk Intensive Cardio Vascular Care Unit (ICVCU), serta 4 tempat tidur untuk Intermediate.
Selain fasilitas rawat inap, RSUD baru juga akan dilengkapi dengan dua ruang bedah lengkap dengan fasilitas Central Sterile Supply Department (CSSD), laboratorium modern, ruang cath lab, dan laboratorium sitotosik.
Fasilitas-fasilitas ini dirancang untuk menunjang penanganan tiga penyakit penyebab kematian terbesar di Indonesia, yaitu stroke, serangan jantung, dan kanker.
Pembangunan lobi baru dan selasar penghubung antarbangunan juga akan dilakukan untuk mempermudah akses pasien dan mendukung kenyamanan operasional.
Waskita Karya juga menerapkan konsep green hospital pada proyek ini. Area sekitar rumah sakit akan ditanami pepohonan dan dihijaukan untuk menciptakan lingkungan yang lebih sejuk, sehat, dan mendukung proses penyembuhan pasien.
Dampak Proyek bagi Masyarakat dan Layanan Kesehatan
Proyek perbaikan RSUD Akhmad Berahim diharapkan membawa dampak positif yang signifikan bagi masyarakat di Tana Tidung dan sekitarnya.
Dengan peningkatan fasilitas dan layanan, rumah sakit ini tidak hanya akan meningkatkan kapasitas penanganan medis, tetapi juga mengurangi kebutuhan untuk merujuk pasien ke fasilitas yang lebih besar di kota lain.
Budi Gunadi Sadikin menekankan, “Rumah sakit yang bagus prinsipnya adalah mampu menangani semua penyakit di lokasi. Dengan fasilitas yang modern, kita bisa memastikan pasien mendapatkan perawatan yang cepat dan tuntas.”
Peningkatan layanan kesehatan di RSUD ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mewujudkan akses kesehatan yang merata.
Proyek ini merupakan contoh konkret dari komitmen pemerintah untuk mendukung pembangunan infrastruktur kesehatan di daerah terpencil dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan kualitas layanan.
Strategi dan Harapan Masa Depan
Waskita Karya diharapkan dapat menyelesaikan proyek senilai Rp164,75 miliar ini dalam waktu 300 hari. Keberhasilan penyelesaian proyek tepat waktu akan menjadi bukti nyata efektivitas program PHCT yang telah dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
Ari Asmoko menambahkan bahwa proyek ini akan menjadi model bagi peningkatan fasilitas rumah sakit di wilayah perbatasan, sehingga dapat meningkatkan standar pelayanan kesehatan nasional.
Melalui sinergi antara pemerintah, Waskita Karya, dan para pemangku kepentingan di sektor kesehatan, diharapkan RSUD Akhmad Berahim dapat menjadi pilar utama dalam penyediaan layanan medis yang berkualitas.
Inovasi seperti penggunaan konsep green hospital juga akan mendukung terciptanya lingkungan yang mendukung kesembuhan pasien.
BursaNusantara.com akan terus menyajikan informasi dan analisis mendalam terkait perkembangan proyek ini agar para investor dan pembaca mendapatkan gambaran yang akurat dan terpercaya mengenai upaya peningkatan infrastruktur kesehatan di Indonesia.











