Geser Kebawah
BisnisPerdagangan & Industri

HRTA Panen Cuan dari Lonjakan Permintaan Emas Batangan

94
×

HRTA Panen Cuan dari Lonjakan Permintaan Emas Batangan

Sebarkan artikel ini
HRTA Panen Cuan dari Lonjakan Permintaan Emas Batangan
PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) mencatat lonjakan penjualan emas batangan imbas tren FOMO masyarakat yang ingin lindungi aset dari inflasi.

JAKARTA, BursaNusantara.com – Lonjakan minat masyarakat terhadap emas batangan menjadi angin segar bagi PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA). Di tengah ketidakpastian ekonomi dan naiknya harga emas global, masyarakat berbondong-bondong membeli emas sebagai upaya lindung nilai atas aset mereka.

Fenomena FOMO Dorong Penjualan

Direktur Investor Relation HRTA, Thendra Chrisnanda, menyebut tren Fear of Missing Out (FOMO) turut mendorong permintaan yang tinggi atas emas batangan di berbagai gerai milik perseroan.

Sponsor
Iklan

Menurutnya, peningkatan minat masyarakat terjadi merata di seluruh lini produk, mulai dari gramasi kecil hingga besar.

Baca Juga: HRTA Konsisten Bagikan Dividen, Targetkan Pertumbuhan 50%

“Terjadi fenomena FOMO dari masyarakat Indonesia untuk membeli emas batangan guna melindungi nilai aset dari ancaman inflasi dan ketidakpastian,” ungkap Thendra, Selasa (15/4/2025).

Kontribusi Emas Batangan Meningkat

Meski tidak memaparkan detail volume penjualannya, HRTA optimistis kontribusi dari segmen emas batangan akan mendominasi portofolio pendapatan perusahaan tahun ini.

Perseroan memproyeksikan kontribusi emas batangan dapat menembus lebih dari 80% dari total penjualan seluruh produk HRTA pada 2025.

Baca Juga: Hartadinata Abadi (HRTA) Tunda Obligasi 2025, Ada Apa?

Perluas Produksi dan Amankan Pasokan

Untuk memenuhi lonjakan permintaan, HRTA berencana meningkatkan kapasitas produksi emas batangan hingga 30% pada tahun 2025.

Langkah ini dibarengi dengan strategi pengamanan bahan baku melalui kemitraan dengan perusahaan pertambangan emas lokal.

“Sejak awal tahun, kami telah menandatangani kerja sama dengan Agincourt dari Grup Astra dan beberapa tambang milik Salim Group,” jelas Thendra.

Baca Juga: PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) Gandeng Anak Perusahaan UNTR

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat menjamin ketersediaan pasokan bahan baku dan menjaga stabilitas operasional produksi di tengah tingginya permintaan pasar.

Dengan langkah ekspansif tersebut, HRTA menegaskan komitmennya dalam menjaga posisi sebagai pemain utama di pasar logam mulia domestik dan siap menjawab lonjakan kebutuhan masyarakat terhadap instrumen investasi berbasis emas.

Baca Juga: 8 Saham Emas Terbaik di BEI: Prospek & Dividen Menjanjikan

Ikuti media sosial kami untuk update terbaru