Geser Kebawah
Aksi KorporasiPasar

Astra Graphia (ASGR) Bagikan Dividen 45% dari Laba 2024

157
×

Astra Graphia (ASGR) Bagikan Dividen 45% dari Laba 2024

Sebarkan artikel ini
Astra Graphia (ASGR) Bagikan Dividen 45% dari Laba 2024
PT Astra Graphia Tbk (ASGR) membagikan dividen Rp 93 miliar dari laba bersih 2024 sebesar Rp 204,65 miliar, setara 45% dari total laba.

JAKARTA, BursaNusantara.com – PT Astra Graphia Tbk (ASGR) resmi mengumumkan keputusan untuk membagikan dividen kepada para pemegang saham dari laba tahun buku 2024.

Perusahaan berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 204,65 miliar, melonjak 45% dibandingkan perolehan tahun sebelumnya yang tercatat Rp 141,07 miliar.

Sponsor
Iklan

Dividen 45% dari Laba Bersih

Direktur PT Astra Graphia Tbk, Trivena Nalsalita, mengungkapkan bahwa dari total laba tersebut, manajemen menyetujui pembagian dividen sebesar Rp 93 miliar, yang mewakili 45% dari laba bersih 2024.

Setiap lembar saham akan menerima dividen tunai Rp 69, yang mencakup dividen interim Rp 19 per lembar yang telah dibayarkan pada 24 Oktober 2024.

Sisa dividen tunai sebesar Rp 50 per lembar saham akan disalurkan pada 27 Mei 2025, kepada para pemegang saham yang tercatat di daftar perseroan per 9 Mei 2025, pukul 16.00 WIB.

Tantangan Eksternal dan Domestik di 2024

Dalam paparan publik di Menara Astra, Trivena juga menjelaskan berbagai tantangan eksternal yang dihadapi perseroan selama 2024.

Ketidakpastian global akibat perang dagang antara Amerika Serikat, Eropa, dan China memicu proteksionisme yang berdampak pada inflasi, volatilitas nilai tukar, serta gangguan rantai pasok.

Sementara itu, perlambatan ekonomi global turut menekan ekspor dan investasi, memaksa Astra Graphia untuk mengoptimalkan pasar domestik sebagai tumpuan pertumbuhan.

Selain itu, perubahan kepemimpinan di sejumlah negara menimbulkan perubahan arah kebijakan yang turut menambah ketidakpastian di pasar.

Dinamika Ekonomi Domestik dan Strategi 2025

Di tingkat nasional, Astra Graphia juga harus beradaptasi dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang sedikit melambat ke 5,03% pada 2024 dibandingkan 5,05% di tahun sebelumnya.

Ketidakpastian pasca pemilu turut mendorong sikap wait-and-see di kalangan pelaku bisnis.

Menatap tahun 2025, Astra Graphia mengalokasikan belanja modal (capex) sebesar Rp 200 miliar. Dana tersebut akan digunakan untuk memperkuat bisnis inti, membiayai pengadaan mesin-mesin sewa, serta mendukung berbagai inisiatif baru dalam pengembangan ekosistem solusi dokumen yang menjadi fokus ekspansi perusahaan.

Dengan strategi tersebut, Astra Graphia menunjukkan optimisme menghadapi tantangan yang dinamis, sekaligus mempertegas komitmen memberikan nilai tambah kepada pemegang saham dan menjaga kinerja perusahaan tetap solid di tengah ketidakpastian global.

Ikuti media sosial kami untuk update terbaru

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.