Geser Kebawah
Nasional

PM China Akan Kunjungi RI, Perkuat Arah Kemitraan Strategis

137
×

PM China Akan Kunjungi RI, Perkuat Arah Kemitraan Strategis

Sebarkan artikel ini
PM China Akan Kunjungi RI, Perkuat Arah Kemitraan Strategis
Li Qiang akan lawatan ke Indonesia 24-26 Mei 2025. Pertemuan lanjutkan agenda Prabowo-Xi Jinping November 2024 lalu.

Kunjungan Balasan PM China Dinilai Strategis, Fokus pada Kemitraan Bilateral

JAKARTA, BursaNusantara.com – Perdana Menteri China, Li Qiang, dijadwalkan mengunjungi Indonesia pada 24–26 Mei 2025.

Lawatan ini merupakan bagian dari agenda diplomasi timbal balik usai kunjungan resmi Presiden Prabowo Subianto ke Beijing pada November tahun lalu.

Sponsor
Iklan

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Roliansyah Soemirat, menyebut kunjungan ini tidak hanya bersifat simbolis, tetapi menjadi momen strategis untuk memperkuat kemitraan komprehensif Indonesia dan Republik Rakyat Tiongkok (RRT).

Baca Juga: Trump dan Xi Jinping Bahas TikTok, Perdagangan, dan Masa Depan Hubungan AS-Tiongkok

“Ini bukan sekadar tindak lanjut, tapi juga bentuk penegasan komitmen kedua negara dalam memperkuat hubungan bilateral yang strategis,” jelas Roy, sapaan akrab Roliansyah, dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (21/5/2025).

Agenda Diplomasi dan Ekonomi, MoU Siap Dimatangkan

Selama di Indonesia, Li Qiang dijadwalkan bertemu Presiden Prabowo serta menghadiri forum bisnis bilateral.

Ia juga direncanakan bertatap muka dengan pimpinan DPR-RI dan menghadiri beberapa seremoni penandatanganan nota kesepahaman (MoU).

MoU yang dibahas mencakup berbagai sektor kerja sama antara lain kesehatan, pariwisata, dan protokol ekspor produk.

Roy mengatakan saat ini MoU masih dalam tahap finalisasi dan hasil resminya akan diumumkan saat kunjungan berlangsung.

“Kami masih terus menyempurnakan isi MoU bersama mitra RRT, dan nanti akan kami umumkan setelah ditandatangani,” ungkap Roy.

Lanjutan dari Lawatan Prabowo ke Beijing November 2024

Sebelumnya, Presiden Prabowo melakukan kunjungan kenegaraan ke China pada 8–10 November 2024. Dalam kunjungan itu, Prabowo bertemu dengan Presiden Xi Jinping, Perdana Menteri Li Qiang, dan Ketua Komite Tetap Kongres Rakyat Nasional Zhao Leji.

Kunjungan tersebut menghasilkan kemajuan kerja sama dalam bidang ekonomi, investasi, dan hubungan politik luar negeri.

Salah satu agenda penting saat itu adalah forum bisnis Indonesia-Tiongkok yang dihadiri oleh pelaku usaha dari Kadin Indonesia dan pengusaha Tiongkok.

Forum tersebut mempererat hubungan ekonomi antara kedua negara, serta membuka jalur komunikasi baru bagi para pelaku usaha kedua belah pihak.

Kunjungan Li Qiang kali ini diharapkan mempertegas arah kemitraan strategis dan membawa hasil konkret lanjutan yang bermanfaat bagi ekonomi Indonesia ke depan.