Geser Kebawah
HeadlinePasarSaham

Apakah IPO Bangun Kosambi Sukses Layak untuk Diikuti?

88
×

Apakah IPO Bangun Kosambi Sukses Layak untuk Diikuti?

Sebarkan artikel ini
apakah ipo bangun kosambi sukses layak untuk diikuti compress
PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) akan melantai di bursa dengan target Rp2,3 triliun. Apakah valuasi dan peluang investasinya sesuai? Simak analisis mendalamnya.

IPO PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK): Peluang Investasi atau Risiko Tinggi?

Jakarta, BursaNusantara.com – PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK), pengembang real estate terkemuka di Tangerang, sedang bersiap untuk mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia melalui penawaran umum perdana (IPO). Dengan target dana hingga Rp2,3 triliun, langkah ini menjadi sorotan utama di pasar modal. Namun, apakah IPO ini benar-benar layak untuk diikuti?

Sponsor
Iklan

Profil Singkat Perusahaan

CBDK didirikan pada tahun 2000 dan bergerak di empat sektor utama:

  1. Pembangunan Perumahan: Proyek residensial untuk segmen menengah ke atas.
  2. Pengoperasian Real Estate: Properti komersial seperti Soho Manhattan dan Bizpark PIK 2.
  3. Penyediaan Rumah dan Apartemen: Fokus pada kawasan Tangerang.
  4. Penjualan Tanah: Menyasar investor besar dan pengembang lainnya.

Fokus pengembangan CBDK berada di kawasan Tangerang, yang memiliki potensi besar untuk pertumbuhan properti.


Rencana IPO

CBDK akan menjual 566 juta lembar saham baru, setara 10% dari total saham beredar, dengan harga Rp3.000–Rp4.060 per lembar. Jika terjual di harga tertinggi, perusahaan akan memperoleh dana Rp2,3 triliun.

Penggunaan Dana IPO
Seluruh dana hasil IPO akan disuntikkan ke PT Industri Pameran Nusantara (IPN), anak usaha CBDK, untuk mendanai proyek MICE (Meetings, Incentives, Conferences, Exhibitions). Proyek ini diharapkan menjadi sumber pendapatan stabil di luar sektor real estate.


Struktur Kepemilikan

Setelah IPO:

  • PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI): 45,9%.
  • PT Agung Sedayu dan PT Tunas Mekar Jaya: Masing-masing 22%.
  • Masyarakat Umum: 10%.

Keempat penerima manfaat utama adalah:

  1. Susanto Kusmo.
  2. Alexander Halim Kusuma.
  3. Richard Halim Kusuma.
  4. Hindarto Budiono.

Analisis Keuangan

  1. Aset dan Pertumbuhan:
    • Aset tidak lancar mendominasi, dengan tanah yang sedang dan belum dikembangkan sebagai komponen utama.
    • Pertumbuhan aset tidak lancar mencapai rata-rata 40,56% per tahun.
  2. Pendapatan dan Laba:
    • Pertumbuhan revenue: 149,29% per tahun sejak 2021.
    • Laba bersih: 121,71% per tahun, mencerminkan efisiensi operasional tinggi.
  3. Rasio Profitabilitas:
    • Net Profit Margin (NPM) rata-rata: 45,11%.
    • Return on Equity (ROE) rata-rata: 9,72%.
  4. Arus Kas:
    • Arus kas operasi menunjukkan tren positif, meski fluktuasi terjadi akibat investasi agresif.

Valuasi Saham IPO

Dengan EPS proyeksi Rp159,56 dan asumsi P/E ratio 15, valuasi saham CBDK seharusnya sekitar Rp2.393 per lembar saham. Bandingkan dengan harga IPO Rp3.000–Rp4.060, yang terbilang mahal.


Keunggulan dan Kelemahan

Keunggulan:

  1. Lokasi strategis di Tangerang.
  2. Potensi pertumbuhan besar di sektor properti.
  3. Diversifikasi pendapatan melalui proyek MICE.

Kelemahan:

  1. Ketergantungan tinggi pada kondisi ekonomi domestik.
  2. Harga IPO terlalu tinggi dibanding valuasi fundamental.

Kesimpulan dan Rekomendasi

IPO CBDK menawarkan peluang investasi menarik, terutama dengan fokus pada real estate di Tangerang dan proyek MICE. Namun, dengan valuasi yang mahal dan risiko ketergantungan ekonomi, investor harus melakukan analisis mendalam sebelum memutuskan untuk berinvestasi.

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.