Penjualan Apartemen Meledak 155 Persen Dorong Profitabilitas
JAKARTA, BursaNusantara.com– Investor perlu mencermati anomali positif pada fundamental Saham RISE setelah emiten ini berhasil membalikkan keadaan dengan lonjakan laba bersih yang melampaui ekspektasi pasar.
Realitas operasional yang ketat dikombinasikan dengan pergeseran drastis pada struktur pendapatan menjadi bukti bahwa strategi seleksi proyek perseroan membuahkan hasil signifikan.
Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian 2025, PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk membukukan pendapatan sebesar Rp410,72 miliar.
Angka ini tumbuh 12,35 persen dibandingkan perolehan tahun sebelumnya yang sebesar Rp365,59 miliar.
Presiden Direktur RISE, Budi Agusti, menyebut pertumbuhan ini didorong oleh kontribusi penjualan properti yang lebih optimal.
Sektor apartemen menjadi bintang utama dengan kenaikan penjualan mencapai 155 persen secara tahunan (YoY).
Segmen ini kini menyumbang 37 persen dari total pendapatan, melonjak tajam dari kontribusi tahun lalu yang hanya 16 persen.
Fenomena ini mengompensasi penurunan pendapatan perhotelan yang terkoreksi akibat kebijakan pengetatan dari pemerintah.
Apakah Lonjakan Laba Usaha Ini Berkelanjutan di 2026?
Perseroan berhasil mencatatkan laba tahun berjalan sebesar Rp92,21 miliar atau melesat 165 persen dari posisi Rp34,81 miliar.
Laba usaha juga ikut terkerek naik menjadi Rp85,90 miliar dari sebelumnya Rp46,66 miliar pada periode 2024.
Budi menegaskan bahwa kenaikan laba ini ditopang oleh perbaikan margin serta efektivitas pengelolaan biaya operasional secara berkelanjutan.
Struktur pendapatan saat ini masih didominasi oleh segmen pengembangan real estat sebesar 54 persen atau senilai Rp220,9 miliar.
Meski demikian, manajemen mulai memperkuat kontribusi pendapatan berulang (recurring income) dari sektor perkantoran dan hospitality.
Diversifikasi ini dipandang krusial untuk menjaga stabilitas kinerja jangka panjang seiring pulihnya mobilitas masyarakat.
Bagaimana Strategi Monetisasi Proyek Eksisting Tanrise?
Memasuki tahun 2026, manajemen Saham RISE akan fokus pada pengembangan proyek dengan daya serap pasar yang tinggi.
Perseroan berencana mempercepat monetisasi proyek eksisting guna mendukung struktur arus kas yang lebih sehat dan stabil.
Kombinasi antara penjualan aset dan pendapatan berulang akan menjadi fondasi utama dalam menjaga kesinambungan bisnis.
Melalui disiplin keuangan yang ketat, Tanrise Property optimistis dapat melanjutkan momentum pertumbuhan di tengah dinamika industri.
Fokus pada diversifikasi portofolio dan proyek selektif diharapkan mampu memitigasi risiko fluktuasi pasar di masa depan.
Pelaku pasar kini menanti langkah ekspansi strategis berikutnya untuk menguji ketangguhan fundamental perseroan secara riil.
Lihat berita terbaru lainnya di Google Berita | Bursa Nusantara
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.












